Proyek Listrik Mangkrak, PLN Tunggu Hasil Audit BPKP

Kamis, 23 Juni 2016 - 17:34 WIB
Proyek Listrik Mangkrak,...
Proyek Listrik Mangkrak, PLN Tunggu Hasil Audit BPKP
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menunggu hasil identifikasi persoalan yang menyebabkan mangkraknya proyek pembangkit listrik. Terdapat 34 proyek pembangunan infrastruktur listrik yang mangkrak dengan investasi triliunan rupiah.

(Baca: Jokowi Geram 34 Proyek Pembangkit Listrik Mangkrak)

"Sesuai pernyataan Presiden (Joko Widodo) di audit terlebih dahulu. Kita menunggu hasil identifikasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)," kata Manager Senior Public Relations PLN Agung Murdifi di Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Menurutnya, PLN akan melihat terlebih dahulu akar masalah penyebab mangkraknya proyek infrastruktur ketenagalistrikan tersebut. Kemungkinan terdapat beberapa masalah di antaranya pembebasan lahan atau masalah anggaran.

Di sini pelibatan BPKP untuk mengidentifikasi proyek-proyek listrik yang mangkrak dan menghitung seberapa besar anggaran negara yang sudah dibelanjakan.

"Kita lihat dulu akar masalahnya apakah karena lahan atau anggaran. Kita lihat akar masalahnya terlebih dahulu baru diputuskan dilanjutkan atau tidak," ujarnya.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka menambahkan, proyek-proyek pembangkit listrik bermasalah merupakan program percepatan pembangunan pembangkit listrik (fast track program/FTP) I dan II sebesar 10.000 megawatt (MW).

Program percepatan pembangunan pembangkit listrik tahap I dan II dimulai sejak 2004. FTP I dan II masing-masing berkapasitas 10.000 MW. Belum terselesaikannya secara keseluruhan proyek percepatan pembangkit baik FTP I dan II di masa lalu menjadi pelajaran bagi PLN.

"Sebagai pembelajaran, strategi kami sekarang memperketat persyaratan tender 35.000 MW," jelasnya. (Baca: Jokowi Genjot Infrastruktur Listrik di Daerah)

Ke depan, PLN memastikan bahwa peserta lelang harus memenuhi tiga kualifikasi di antaranya pemenuhan secara teknis, keuangan dan pengalaman. Sehingga, hasil pemenang lelang yang terpilih benar-benar mumpuni melaksanakan proyek.

"Jika kualifikasi itu terpenuhi maka tidak ada lagi proyek mangkrak. Karena proyek mangkrak bisa jadi karena faktor keuangan, sehingga tidak berlanjut investasinya. Sekarang, hanya investor yang bonafide, baik dari sektor keuangan maupun pengalaman yang bisa ikut tender," terangnya.

Selain faktor-faktor tersebut, pembebasan lahan di duga menjadi masalah mangkraknya proyek pembangkit. Namun, saat ini sudah ada Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan sebagai pedoman membangun pembangkit listrik 35.000 MW.

"FTP I dan II menjadi pembelajaran bagi kami. Selanjutnya, kita masih menunggu hasil audit dari BPKP," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa terdapat 34 proyek infrastruktur listrik mangkrak. Pesiden meminta BPKP mengidentifikasi persoalan yang menyebabkan berhentinya proyek dan akan segera mengambil keputusan terhadap kelanjutan proyek terseebut.

Jokowi sendiri telah meninjau langsung proyek-proyek yang mangkrak tersebut kemudian persoalan tersebut di bahas dalam rapat terbatas yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
PLN Siap Jalankan Keputusan...
PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik
2.415 Keluarga Kini...
2.415 Keluarga Kini Nikmati Listrik Berkat Donasi Pegawai PLN
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved