Rupiah Sesi I Masih Loyo Saat IHSG di Zona Merah

Senin, 27 Juni 2016 - 12:27 WIB
Rupiah Sesi I Masih...
Rupiah Sesi I Masih Loyo Saat IHSG di Zona Merah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I masih berada dalam tren melemah saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir melemah ke zona merah. Ketidakpastian pasar keuangan global terimbas keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa (UE) membuat beberapa mata uang dunia berada di bawah tekanan.

Menurut data Yahoo Finance siang ini, rupiah siang mulai bangkit ke level Rp13.405/USD dengan kisaran harian Rp13.400-Rp13.515/USD. Posisi tersebut membaik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.415/USD.

Sementara pelemahan rupiah terlihat berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas yang hingga sesi I berada di level Rp13.455/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.422/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah hingga sesi I masih tertekan di level Rp13.412/USD atau memburuk dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.391/USD. Siang ini, data Bloomberg menunjukkan rupiah berada pada kisaran Rp13.368 - Rp13.535/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini terparkir pada level Rp13.495/USD. Rupiah terlihat semakin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.296/USD atau naik sebesar 199 poin.

Adapun IHSG sesi I masih terpeleset dengan penurunan 17,51 poin atau 0,36% ke level 4.817,06. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air dibuka melemah 34,21 poin atau 0,71% ke level 4.800,36. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 0,82% atau 39,74 poin ke level 4.834,57.

Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini bergerak variatif. Sektor dengan pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri yang melemah 1,03%. Sementara, sektor yang menguat yakni perdagangan dengan kenaikan sebesar 0,77%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,89 triliun dengan 2,78 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp106,2 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp596,3 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp490,1 miliar. Tercatat 88 saham menguat, 167 saham melemah dan 84 saham stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI), PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO), dan PT Mayora Indah Tbk. (MYOR). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) serta PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
1 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
2 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
2 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
2 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
3 jam yang lalu
Infografis
Turki Bantu Ekspor 15.000...
Turki Bantu Ekspor 15.000 Ton Telur saat Flu Burung Merebak di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved