Menteri Desa Tolak Tambahan Anggaran Rp500 Miliar di RAPBN-2016

Senin, 27 Juni 2016 - 19:17 WIB
Menteri Desa Tolak Tambahan...
Menteri Desa Tolak Tambahan Anggaran Rp500 Miliar di RAPBN-2016
A A A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDT), Marwan Jafar menolak tambahan anggaran Rp500 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016. Pasalnya, kementeriannya tidak mengusulkan sama sekali mengenai penambahan anggaran tersebut.

Penambahan anggaran sebesar Rp500 miliar ini menjadi perdebatan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi V dengan Menteri Desa dan PDT, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan ‎Ignasius Jonan. Pasalnya, sejak pembahasan awal RAPBNP 2016 di Komisi V, tidak ada pembicaraan apapun mengenai hal tersebut.

"Tambahan Rp500 miliar pada RAPBNP 2016 memang tidak kami usulkan sama sekali. Karena itu, kami mohon dengan hormat kembalikan ke Banggar," katanya dalam Raker dengan Komisi V di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Marwan menuturkan, pihaknya tidak ada komunikasi sama sekali dengan Badan‎ Anggaran DPR RI mengenai rencana penambahan anggaran tersebut. Pihaknya pun tidak mendapat instruksi apapun dari Kementerian Keuangan, sehingga memilih menolak rencana penambahan anggaran di RAPBNP 2016.

"Tidak ada komunikasi sama sekali dengan Banggar dan tidak ada instruksi apapun dengan Kemenkeu," imbuh dia. (Baca: DPR Setujui Anggaran K/L Ini Dipangkas)

Selain itu, sambung dia, Kementerian Desa dan PDT lebih memilih fokus terhadap penyerapan anggaran yang sudah dianggarkan dalam APBN 2016. Pihaknya tidak menginginkan adanya penumpukan penyerapan di akhir tahun, jika tambahan anggaran tersebut disetujui.

"‎Kami melakukan fokus penyerapan anggaran pada saat ini. Sehingga kami tidak menerima tambahan itu, kami juga tidak ingin ada penumpukan penyerapan di akhir tahun. Kami ikuti instruksi Presiden dan fokus pada efisiensi anggaran dan finalisasi anggaran hingga akhir tahun," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPD IMM Jakarta Siap...
DPD IMM Jakarta Siap Berkolaborasi Bangun Desa dan Daerah Tertinggal
Gelar Pra-Rakor, Kemendes...
Gelar Pra-Rakor, Kemendes PDTT Siap Tuntaskan Target RPJMN 2O2O-2O24
Mendes Beberkan Kenaikan...
Mendes Beberkan Kenaikan Status Desa-desa di Tanah Air
Rakor Transmigrasi 2024...
Rakor Transmigrasi 2024 Tuntas, Wamendes PDTT Berikan Apresiasi
Dorong Pertumbuhan Ekonomi...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, PT Djarum Gencar Tingkatkan Kapasitas BUMDes
Pemkab Bogor Berhasil...
Pemkab Bogor Berhasil Hapus Desa Tertinggal melalui Program Pancakarsa
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
24 menit yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved