Omzet Perajin Keranjang Parcel Turun 50%

Rabu, 06 Juli 2016 - 12:08 WIB
Omzet Perajin Keranjang...
Omzet Perajin Keranjang Parcel Turun 50%
A A A
TASIKMALAYA - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini omzet penjualan para perajin keranjang parcel di wilayah Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, menurun hingga 50% dari biasanya pesanan datang sebanyak 100 keranjang per hari, kali ini hanya 50 keranjang per hari.

Wilayah ini memang sudah sejak lama menjadi sentra perajin keranjang parcel dengan pesanan yang datang dari berbagai daerah mulai Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Bandung, selain untuk menutupi kebutuhan keranjang di wilayah Kabupaten Tasikmalaya sendiri. Harga untuk setiap keranjangnya berbeda-beda, mulai dari Rp8.000 hingga Rp50.000 tergantung besar kecilnya ukuran keranjang yang dibutuhkan untuk diisi dengan berbagai hiasan parcel.

"Pesanan ini menurun hingga 50% bila dirata-ratakan satu hari bisa 100 keranjang maka lebaran tahun ini hanya 50 keranjang saja. Kalau dikalkulasikan sebulan bisa dapat Rp5 juta, namun itu hitungan kotor karena belum untuk biaya penyiapan bahan bakunya," ungkap Didi, perajin keranjang parcel di Desa Jayamukti, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya.

Kondisi menurunnya omzet ternyata juga berlaku pada para penjual parcel, di mana pada lebaran kali ini minat warga untuk mengirimkan hadiah kepada sanak saudara atau orang yang dihormatinya dengan parcel menurun drastis.

Kondisi ini sebenarnya telah dialami oleh para pedagang musiman ini sejak beberapa tahun silam, pada saat pemerintah memberlakukan larangan pejabat atau PNS menerima parcel dari siapapun yang dikhawatirkan bakal mengganggu kinerjanya nanti.

"Memang yang membeli masih ada, tetapi skalanya kecil atau hanya paling beberapa unit saja untuk setiap harinya. Maka jika pesanan keranjang menurun itu sudah pasti, karena penjualan parcelnya pun sepi," ujar Hadian, salah seorang penjual parcel di Jalan Yudanegara, Kota Tasikmalaya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Viral, Pengunjung Berdesak-desakan...
Viral, Pengunjung Berdesak-desakan di Mal CBD Ciledug
Inflasi Selama Ramadhan...
Inflasi Selama Ramadhan dan Idul Fitri Terjaga Stabil
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
H-1 Lebaran, Pemudik...
H-1 Lebaran, Pemudik Bermotor Mendominasi di Jalur Pantura Cirebon
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved