Kualitas Bahan Baku Lokal Tak Kalah dari Produk Impor

Minggu, 10 Juli 2016 - 08:23 WIB
Kualitas Bahan Baku...
Kualitas Bahan Baku Lokal Tak Kalah dari Produk Impor
A A A
SEMARANG - Produk lokal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk-produk impor. Karena itu, perusahana-perusahaan lokal untuk memproduksi produk berkualitas meski dengan bahan baku lokal.

Owner Zuna Sport, produsen aksesoris olah raga Tania Hermawan mengatakan, diakui atau tidak sebagian besar dari masyarakat beranggapan bahwa produk impor setali tiga uang dengan produk berkualitas. Hal itu akhirnya memunculkan impor minded.

Sebab itu, banyak perusahaan memilih mengimpor produk dan memasarkannya kepada konsumen yang menjadi targetnya. Padahal, banyak perusahaan di Indonesia yang memproduksi produk dengan kualitas import.

"Hanya saja, tetap ada kecenderungan di kalangan konsumen yang lebih memilih produk impor," katanya, baru-baru ini.

Karena itu, perlu adanya penyadaran terhadap konsumen bahwa produk lokal tak kalah dengan produk impor. "Selain itu perlu juga didorong perusahaan-perusaahan lokal untuk memproduksi produk berkualitas," ujarnya.

Owner D’clutch produsen tas berbahan baku kulit ular Diana Kusumo juga mengatakan, Indonesia memiliki potensi bahan baku sangat besar. Selama ini banyak bahan baku dari Indonesia yang diekspor ke luar negeri dan kembali diimpor ke Indonesia sudah dalam bentuk bahan jadi.

"Pada kenyataannya, kita ini memiliki bahan baku yang berlebihan untuk produk berkualitas. Hanya saja kita menjual bahan baku ke produsen asing untuk selanjutnya mereka mengolah dan menjualnya kembali kepada kita tentu dengan harga yang sangat mahal," tutur dia.

Sementara, untuk produk D’clutch saat ini sudah mulai membidik pasar ekspor. Pasar ekspor yang dibidik Diana yakni Korea, Spanyol, dan Amerika. Ketiga negara itu untuk pasar tas berbahan kulit dasar ular asli mendapat respons bagus, demand yang ditunjukkan masyarakat di sana memiliki potensi besar.

"Namun, kami tetap fokus mendorong pasar nasional, karena pasar lokal memiliki lahan potensial diantaranya Jakarta, Medan, dan Surabaya," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
1 jam yang lalu
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
9 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
9 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
9 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
10 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
10 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Mengejutkan...
5 Fakta Mengejutkan Timnas Korsel U-23 usai Kalah dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved