Mendag Lembong Lebih Suka Fitness Ketimbang Sepak Bola

Jum'at, 08 Juli 2016 - 20:12 WIB
Mendag Lembong Lebih...
Mendag Lembong Lebih Suka Fitness Ketimbang Sepak Bola
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong berbagai cerita seputar hobinya dalam upaya menjaga stamina agar tetap prima sebagai seorang pejabat publik. Ketika mayoritas tengah dilanda euforia pagelaran Piala Eropa 2016, pria yang biasa disapa Tom Lembong itu mengaku tidak terlalu suka dengan sepak bola.

Bahkan dia mengatakan tidak pernah menonton jenis olahraga seperti sepak bola dan tenis. "Saya tidak suka nonton bola. Saya buta banget sama olahraga. Tenis atau bola saya tidak mengerti sama sekali," katanya saat berbincang dengan media di kantornya belum lama ini.

Guna menjaga kesehatannya, pria kelahiran 4 Maret 1971 ini lebih suka melakukan fitness ketimbang olahraga sepakbola ataupun tenis. Mendag mengaku rutin menjalani fitness. Setidaknya, dua kali dalam satu pekan dia habiskan untuk olahraga otot tersebut.

"Saya suka nge-gym. Saya suka treatmill sama angkat besi. Dua kali seminggu," imbuh dia.

Kendati melakukan fitness, namun pria yang memperistri Franciska pada tahun 2002 ini tidak menjalani diet dan tetap mengonsumsi nasi. Meski diakuinya tidak sehat, namun dirinya tetap gemar mengonsumsi nasi.

"Saya makan nasi kok. Doyan banget. Cuma saya sadar bahwa tidak sehat sebetulnya. Saya sih mimpi (makan) ubi-ubian, terus jagung," tandasnya.

Sebagai informasi Tom Lombong lahir di Jakarta pada 4 Maret 1971 dari pasangan Dr. T Yohanes Lembong( Ong Joe Gie) dan ibunda bernama Yetty Lembong. Ayahnya adalah seorang dokter ahli jantung dan THT lulusan Universitas Indonesia asal Manado (Kakak Dari Eddie Lembong).

Sedangkan ibundanya ialah seorang ibu rumah tangga asal Tuban. Tom menikah dengan Franciska pada tahun 2002 dan dikaruniai sepasang puteri dan putera. Dia menjabat sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia sejak 12 Agustus 2015, menggantikan Rachmat Gobel.

Sebelum menjadi Mendag, Tom Lembong adalah salah satu dari pendiri private equity fund, Quvat Management (Quvat) yang didirikan pada tahun 2006. Dia juga pernah menjabat sebagai CEO dan anggota Investment Committee. Pengalaman kerja Tom sebelum mendirikan Quvat adalah bekerja di Farindo Investments, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) selama 2 tahun sebagai Senior Vice President and Division Head, Deutsche Bank, dan Morgan Stanley.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaji dan Tunjangan Tom...
Gaji dan Tunjangan Tom Lembong saat Jadi Menteri Perdagangan RI 2015-2016
Pakar Hukum Sebut Dakwaan...
Pakar Hukum Sebut Dakwaan Terbatas pada 2015-2016 Lemahkan Kasus Tom Lembong
Tom Lembong Tak Hadiri...
Tom Lembong Tak Hadiri Open House Anies Baswedan, Ini Alasannya
Jaksa Tepis Tudingan...
Jaksa Tepis Tudingan Tom Lembong Sebut Kasusnya Politis dan Kriminalisasi
Tanggapi Replik Jaksa,...
Tanggapi Replik Jaksa, Tom Lembong Ibaratkan Korek Api dan Korek Telinga di Pesawat
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
3 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
4 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
4 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
4 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
5 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
5 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved