Rupiah Diperkirakan Tambah Kuat Sehabis Idul Fitri

Minggu, 10 Juli 2016 - 22:08 WIB
Rupiah Diperkirakan...
Rupiah Diperkirakan Tambah Kuat Sehabis Idul Fitri
A A A
JAKARTA - Laju rupiah diperkirakan tambah menguat sehabis Idul Fitri hingga ke level Rp13.100/USD. Didorong inflasi yang rendah dibandingkan lima periode Ramadhan sebelumnya.

Analis Reliance Securities, Lanjar Nafi memperkirakan, inflasi yang sudah tidak lagi berada di atas 5% bisa mendorong pergerakan rupiah lebih baik. Terutama pada awal bulan depan.

"Kalau lihat optimisme BI mengenai Inflasi yang tidak begitu tinggi dibandingkan lima Ramadhan sebelumnya harusnya sih jadi sentimen positif pada awal bulan," ujarnya saat dihubungi Sindonews, baru-baru ini.

Lanjar menyampaikan, pergerakan rupiah beberap bulan terakhir bisa menguat karena sentimen tersebut. Selain itu, juga dari turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate). "Rupiah kita bisa kuat karena BI rate diturunkan," kata dia.

Sementara, lanjut Lanjar, sentimen keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) tidak akan berpengaruh ke rupiah awal bulan depan. Namun, jika mata uang di beberapa negara Asia tercatat merah maka Indonesia ikut kena imbas tapi tidak signifikan.

"Kalau sentimen Brexit, kita sepertinya tidak berpengaruh besar, cuma kalau di Asia merah kita ikut merah meskipun tidak banyak. Sentimen yang mempengaruhi sih inflasi bulan depan, kalau bagus, rupiah bisa lanjut menguat," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
13 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
36 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
Infografis
Pasifik Jadi Medan Adu...
Pasifik Jadi Medan Adu Kuat Kapal Induk AS dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved