Setelah Idul Fitri, Penjualan FLPP Diprediksi Naik

Sabtu, 09 Juli 2016 - 14:17 WIB
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Penjualan FLPP Diprediksi Naik
A A A
SEMARANG - Kalangan pengembang perumahan melalui Fasilitasi Likuiditas Pembiayaan Perbankan (FLPP), berharap penjualan rumah sederhana mengalami peningkatan pasca Idul Fitri 1437 Hijriah.

Wakil Ketua Bidang Perumahan Rakyat DPD REI Jawa Tengah, Andi Kurniwan mengatakan, penjualan perumahan FLPP selama sejak awal bulan Ramadhan cukup lesu. Bahkan, kata dia, pada pameran yang digelar 8-19 Juni 2016 lalu, penjualannya masih sangat minim yakni hanya mampu menjual 18 unit saja.

Dia mengakui, untuk saat Ramadhan dan Idul Fitri memang penjualan rumah cenderung mengalami penurunan. Banyak masyarakat yang memilih menahan dana mereka dan baru merealisasikan pembelian rumah usai hari raya.

“Kami optimistis setelah lebaran penjualan akan kembali normal, mengingat hingga saat ini masih banyak masyarakat yang menanyakan informasi terkait rumah yang dipamerkan langsung kepada para pengembang,” katanya beberapa waktu lalu.

Dia mengaku, berbagai upaya dilakukan untuk terus meningkatkan penjualan rumah FLLP. Salah satu upaya dengan terus melakukan promosi dan memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada masyarakat.

“Seperti pameran beberapa waktu lalu, kami memang tidak mematok target, karena memang untuk sarana promosi. Jika masyarakat sudah tahu harapannya mereka akan semakin berminat untuk membeli rumah bersubsidi,” katanya.

Secara terpisah, Branch Manager BTN Semarang Agus Susanto mengaku, realisasi penyaluran kredit untuk rumah FLPP sampai saat ini baru mencapai Rp17 miliar.

“Melihat sudah banyak calon konsumen yang sudah banyak menghubungi para pengembang sepertinya realisasi penjualan akan meningkat,” katanya.

Pihaknya berharap, setelah Idul Fitri, penjualan kembali naik, apalagi saat ini suku bunga acuan BI sudah turun dari 6,75% menjadi 6,5%. “Harapannya kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Membangun Standar Baru...
Membangun Standar Baru Industri Properti lewat Indonesia Real Estate Awards 2026
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Bangkitkan Industri...
Bangkitkan Industri Properti lewat Pameran Virtual
Sektor Properti Tetap...
Sektor Properti Tetap Jadi Primadona, Begini Strategi Industri di 2023
Berita Terkini
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
12 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
33 menit yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
1 jam yang lalu
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
2 jam yang lalu
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
3 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved