Holding BUMN Energi Dinilai DEN Tak Mendesak

Senin, 11 Juli 2016 - 13:23 WIB
Holding BUMN Energi...
Holding BUMN Energi Dinilai DEN Tak Mendesak
A A A
JAKARTA - Dewan Energi Nasional (DEN) menilai rencana akuisisi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk oleh PT Pertamina (Persero) yang dibungkus dengan cara pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi, bukanlah sesuatu yang mendesak. Pasalnya holding BUMN energi dianggap belum jelas manfaatnya buat negara dan rakyat Indonesia.

“Kita lihat dulu sebenarnya tujuan akuisisi PGN oleh Pertamina dengan bungkus holding energi itu untuk apa? Setelah holding ini jadi, terus gol-nya apa?” ujar Anggota DEN, Tumiran, di Jakarta, Senin (11/7/2016).

(Baca Juga: Rencana Holding BUMN Energi Dinilai Tak Punya Peta Jalan)

Menurutnya Pertamina selama ini sudah cukup diberikan keleluasaan dalam mengembangkan bisnisnya. Sebab itu jika tujuan akuisisi tersebut hanya sekedar memperkuat modal Pertamina bukanlah kebijakan yang tepat.

“Selama ini Pertamina sudah cukup diberikan keleluasaan, untuk apa lagi diperkuat. Justru PGN sekarang secara perusahaan sudah baik, nanti apakah setelah di bawah Pertamina akan lebih sehat," katanya.

Dia menambahkan justru yang sangat mendesak saat ini adalah perbaikan tata kelola minyak dan gas, bukan pembentukan holding energi karena selama ini justru PGN yang dipaksa membeli gas melalui trader.

“Tata kelolanya dulu diperbaiki pemerintah. Alokasi gas selama ini banyak masuk ke trader. PGN malah dipaksa beli gas lewat trader, padahal lebih efisien beli langsung ke perusahaan hulu migasnya. Itu berarti ada yang salah dengan regulasi kita, ini yang harus pertama kali diperbaiki bukan memasukkan PGN ke Pertamina dengan bungkus holding,” ungkapnya.

Diakui jika permasalahan selama ini yang terjadi ialah terkait tumpang tindih pembangunan infrastruktur gas, dan menjadi tugas pemerintah tinggal membangi peran antara PGN dengan Pertamina tidak perlu akuisisi.

“Pemerintah tinggal membagi saja perannya. Pertamina fokus di eksplorasi dan penyediaan sumber-sumber gas, nanti PGN tugasnya tinggal menyalurkan gasnya ke masyarakat,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Kerja BUMN dengan...
Rapat Kerja BUMN dengan Komisi V DPR Bahas Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro
Holding BUMN Pangan...
Holding BUMN Pangan Ditargetkan Rampung September 2021
Misi Jadi Perusahaan...
Misi Jadi Perusahaan Kelas Dunia di 2024, Ini Strategi BKI
BUMN Jasa Survei Godok...
BUMN Jasa Survei Godok Akulturasi Anggota Holding
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Nyaris Setahun Berdiri,...
Nyaris Setahun Berdiri, Apa Gebrakan Holding BUMN Pangan?
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
13 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved