IPOP Bubar, Pemerintah Cari Standar Industri Sawit Internasional

Selasa, 12 Juli 2016 - 19:51 WIB
IPOP Bubar, Pemerintah...
IPOP Bubar, Pemerintah Cari Standar Industri Sawit Internasional
A A A
JAKARTA - Enam perusahaan yang tergabung dalam Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP) resmi membubarkan diri. Merespon hal itu, pemerintah akan mencari standar industri sawit internasional menggantikan IPOP.

"Kita harus punya standar yang nasional sifatnya. Bahkan internasional lah," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantornya usai menghadiri rapat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Darmin menjelaskan, dalam rapat dengan Presiden Joko Widodo tersebut, dijelaskan IPOP sudah tidak lagi jadi standar industri sawit. Khususnya dalam skala internasional.

"Saya melapor kemudian ya banyak hal. Ya ada mengenai pencegahan kebakaran hutan, standarisasi kelapa sawit kan IPOP itu sudah habis tuh," katanya.

Pembentukan standar baru ini, kata dia, dilakukan supaya produk sawit nasional tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain. Selain itu, juga ada pembicaraan terkait moratorium CPO.

"Supaya jangan kemudian nanti didiskreditkan produk-produk kelapa sawit dari perkebunan rakyat kita. Kemudian Presiden juga bicara moratorium, kita harus bikin aturannya secara jelas rinci, prinsip-prinsipnya saya diskusikan dengan Presiden," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Menko Luhut Gandeng...
Menko Luhut Gandeng Uni Emirat Arab Produksi 1 Juta Vaksin Corona
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Luhut Belum Mau Terima...
Luhut Belum Mau Terima Turis Asing, Pelancong Lokal Punya Simpanan Uang Banyak
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
30 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
1 jam yang lalu
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
2 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
3 jam yang lalu
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
3 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
4 jam yang lalu
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved