IHSG Diprediksi Rawan Aksi Profit Taking
Rabu, 13 Juli 2016 - 08:35 WIB
IHSG Diprediksi Rawan Aksi Profit Taking
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terlihat berada di teritori positif dalam perdagangan dua hari ini. Masih adanya utang gap (4.890-4.905) perlu diwaspadai di tengah hingar-bingarnya sentimen Tax Amnesty, stimulus Jepang, dan meredanya Brexit.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi belinya secara massive membuat para investor masih dilanda rasa optimisme akan pergerakan IHSG dalam jangka pendek.
"Tetapi, kami menekankan bahwa IHSG cenderung menguji ketahanan level psikologisnya di level 5.100 sehingga dapat rawan aksi profit taking. Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Rabu (13/7/2016).
Dia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 5.050-5.074 dan esisten 5.118-5.141. Meski diselingi dengan sedikit penurunan, namun awan ceria masih menaungi IHSG pada perdagangan kemarin.
Sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia, IHSG mampu menguat 0,66% di level 5.099. Meski masih menguat namun pihaknya mengkhawatirkan akan mulai adanya aksi ambil untung seiring IHSG yang hanya mampu menyentuh di area resisten 5.100-an dan mulai berkurang potensi kenaikannya.
"Kabar baiknya, aksi beli asing masih terlihat sangat massive di mana masih mampu mencatatkan nett buy sebanyak Rp1,57 triliun. Terlihat pelaku pasar sudah mulai melakukan aksi jual, terutama di beberapa saham di sektor konsumer, perdagangan, dan industri dasar," pungkas dia.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi belinya secara massive membuat para investor masih dilanda rasa optimisme akan pergerakan IHSG dalam jangka pendek.
"Tetapi, kami menekankan bahwa IHSG cenderung menguji ketahanan level psikologisnya di level 5.100 sehingga dapat rawan aksi profit taking. Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Rabu (13/7/2016).
Dia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 5.050-5.074 dan esisten 5.118-5.141. Meski diselingi dengan sedikit penurunan, namun awan ceria masih menaungi IHSG pada perdagangan kemarin.
Sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia, IHSG mampu menguat 0,66% di level 5.099. Meski masih menguat namun pihaknya mengkhawatirkan akan mulai adanya aksi ambil untung seiring IHSG yang hanya mampu menyentuh di area resisten 5.100-an dan mulai berkurang potensi kenaikannya.
"Kabar baiknya, aksi beli asing masih terlihat sangat massive di mana masih mampu mencatatkan nett buy sebanyak Rp1,57 triliun. Terlihat pelaku pasar sudah mulai melakukan aksi jual, terutama di beberapa saham di sektor konsumer, perdagangan, dan industri dasar," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :