Penggabungan PGN-Pertagas Mendekati Final

Jum'at, 15 Juli 2016 - 14:35 WIB
Penggabungan PGN-Pertagas...
Penggabungan PGN-Pertagas Mendekati Final
A A A
JAKARTA - Upaya pemerintah menggabungkan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dengan Pertamina Gas (Pertagas) di bawah PT Pertamina (Persero) mendekati final. Rencana ini tinggal menunggu revisi aturan terkait Penyertaan Modal Negara (PMN) yang tertuang dalam PP No 44/2005 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada BUMN dan Perseroan Terbatas.

"Harapannya dengan sinergi ini akan lebih baik operasionalnya dan konsumen akan mendapatkan harga yang lebih baik ke depannya," ujar Direktur Utama Pertagas Hendra Jaya di Jakarta, Jumat (15/7/2016).

Menurutnya, penggabungan antara PGN dan Pertagas akan menguntungkan kedua belah pihak. Pasalnya PGN dan Pertagas dapat bersinergi menggunakan pipa gas bersama dan membangun infrastruktur gas bersama dengan lebih efisien. "Kita sedang memetakan kira-kira mana yang bisa dipakai bersama. Masih dalam mapping kita," katanya.

Pemetaan penggunaan pipa bersama dan pembangunan infrastruktur bersama, kata Hendra, masih menunggu revisi aturan PP selesai. "Mulai (mapping) tergantung kapan PP-nya keluar. Tapi kita sudah ada persiapan," ujarnya.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Tumiran beranggapan sinergi antara PGN dengan Pertagas tidak akan memperbaiki harga gas di tingkat konsumen selama masih berkeliaran trader gas abal-abal atau tidak mempunyai infratruktur.

Dia justru khawatir akuisisi berbungkus holding BUMN energi hanya melahirkan trader-trader gas tanpa infrastruktur. Pihaknya meminta kepada pemerintah mengkaji ulang rencana akuisisi tersebut.

"Kita lihat sekarang ini justru banyak gas dari Pertamina masuk ke trader gas. PGN justru kalau ingin membeli gas tidak bisa lewat langsung belinya harus lewat trader. Kalau ini jadi yang untung trader gas tidak bermodal," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
70% LPG Masih Impor,...
70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Kerahkan Satgas Pengamanan...
Kerahkan Satgas Pengamanan Libur Nataru 2022, PGN Pastikan Kelancaran Distribusi dan Layanan Gas Bumi Nasional
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
23 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
31 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
48 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved