IHSG Diperkirakan Tertahan di 5.100
Selasa, 19 Juli 2016 - 08:31 WIB
IHSG Diperkirakan Tertahan di 5.100
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan tertahan dengan range 5.055-5.160.
Lanjar mengatakan, secara teknikal IHSG terlihat masih terkonsolidasi pada area resistance level dengan momentum overbought yang terlihat pada indikator RSI.
"Indikator stochastic pun dead-cross dan bergerak negatif pada oscillator overbought," ujarnya di Jakarta, Selasa (19/7/2016).
Sementara, IHSG kemarin bergerak menguat dengan ditutup 17,32 poin sebesar 0,34% di level 5.127,50 dengan volume yang moderate meskipun sempat tertekan diawal sesi perdagangan.
Tingginya kepercayaan investor asing yang melakukan aksi beli menjadi salah satu pendorong penguatan indeks sejak pekan kemarin.
Beberapa kecerahan mengenai lanjutan tax amnesty menjadi fokus tersendiri dan mampu membantu mendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi perdagangan disaat kondisi IHSG sudah cenderung jenuh beli.
"Selain itu data rilis penjualan mobil dan penjualan ritel cukup menyakinkan, dimana penjualan mobil naik menjadi 11,4% dari 10,5% dan penjualan ritel naik di atas ekspektasi 13,5% dari 11,3%. Investor asing tercatat net buy sebesar Rp44,41 miliar," pungkasnya.
Lanjar mengatakan, secara teknikal IHSG terlihat masih terkonsolidasi pada area resistance level dengan momentum overbought yang terlihat pada indikator RSI.
"Indikator stochastic pun dead-cross dan bergerak negatif pada oscillator overbought," ujarnya di Jakarta, Selasa (19/7/2016).
Sementara, IHSG kemarin bergerak menguat dengan ditutup 17,32 poin sebesar 0,34% di level 5.127,50 dengan volume yang moderate meskipun sempat tertekan diawal sesi perdagangan.
Tingginya kepercayaan investor asing yang melakukan aksi beli menjadi salah satu pendorong penguatan indeks sejak pekan kemarin.
Beberapa kecerahan mengenai lanjutan tax amnesty menjadi fokus tersendiri dan mampu membantu mendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi perdagangan disaat kondisi IHSG sudah cenderung jenuh beli.
"Selain itu data rilis penjualan mobil dan penjualan ritel cukup menyakinkan, dimana penjualan mobil naik menjadi 11,4% dari 10,5% dan penjualan ritel naik di atas ekspektasi 13,5% dari 11,3%. Investor asing tercatat net buy sebesar Rp44,41 miliar," pungkasnya.
(ven)
Lihat Juga :