Pertumbuhan Kredit Baru Diprediksi Meningkat Pada Kuartal II

Jum'at, 22 Juli 2016 - 01:12 WIB
Pertumbuhan Kredit Baru...
Pertumbuhan Kredit Baru Diprediksi Meningkat Pada Kuartal II
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan kredit baru pada kuartal II 2016 bakal meningkat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru kuartal II 2016 sebesar 78,8% atau lebih tinggi dari 31,3% pada kuartal sebelumnya.

Berdasarkan survei BI, peningkatan pertumbuhan permintaan kredit baru pada kuartal II didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dan penurunan suku bunga kredit.

"Pada kredit konsumsi terjadi peningkatan permintaan kredit baru pada semua jenis kredit, tertinggi pada kredit kepemilikan rumah (KPR/KPA) dan kartu kredit. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan outstanding kredit," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Jakarta.

Sementara itu, melambatnya pertumbuhan kredit kendaraan bermotor (KKB) juga tercermin dari perlambatan pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor pada April-Mei 2016. Secara sektoral, kenaikan permintaan kredit baru pada kuartal II terjadi pada hampir semua sektor ekonomi, terbesar pada sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan serta sektor industri pengolahan.

Adapun permintaan kredit pada sektor pertambangan dan penggalian, sektor jasa kemasyarakatan dan sektor jasa perorangan masih mengalami penurunan. Tirta menuturkan, pertumbuhan kuartalan kredit baru diperkirakan menguat pada kuartal III 2016.

Kebijakan ekonomi dan moneter yang mendukung seperti kebijakan LTV, aturan GWM, penuruan suku bunga kredit dan peningkatan rasio kecukupan modal menjadi beberapa faktor yang mendorong peningkatan permintaan kredit.

"Pada kuartal III, kredit modal kerja menjadi prioritas utama penyaluran kredit. Sedangkan KPR/KPA menjadi target utama penyaluran kredit konsumsi," papar dia.

Menurutnya, kebijakan penyaluran kredit perbankan pada kuartal III juga mendorong laju pertumbuhan kredit. Di samping itu, diperkirakan pertumbuhan kuartalan (qtq) dana pihak ketiga (DPK) sedikit meningkat pada kuartal III 2016. Dimana pada kuartal III, pertumbuhan DPK tertinggi diprediksi terjadi pada giro, diikuti oleh deposito.

Sedangkan faktor utama yang mendorong kenaikan DPK tersebut antara lain suku bunga dana yang masih menarik, peningkatan kualitas pelayanan bank, dan kondisi likuiditas bank yang semakin membaik. Secara keseluruhan, kata Tirta, pertumbuhan DPK tahun 2016 diprediksi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

"Menguatnya optimisme penghimpunan DPK 2016 tersebut terutama didorong oleh suku bunga dana yang masih menarik bagi nasabah," jelas dia.

Secara keseluruhan diterangkan optimisme pertumbuhan kredit tahun ini menurun. Menurunnya optimisme tersebut terutama disebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi belum setinggi perkiraan sebelumnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
BI Ungkap Banyak Rumah...
BI Ungkap Banyak Rumah Tangga Ogah Tambah Utang dari Bank
Permintaan Utang Bank...
Permintaan Utang Bank Masih Loyo, Bos BI Beberkan Alasannya
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
18 menit yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
45 menit yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
57 menit yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
1 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved