Pasokan Gas Domestik Masih Terganjal Infrastruktur

Jum'at, 22 Juli 2016 - 14:56 WIB
Pasokan Gas Domestik...
Pasokan Gas Domestik Masih Terganjal Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) tengah berupaya untuk meningkatkan pasokan gas untuk konsumsi domestik. Sayangnya, rencana tersebut masih terganjal minimnya infrastruktur gas di dalam negeri.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengungkapkan,‎ saat ini tren pemanfaatan gas bumi untuk domestik meningkat dengan porsi 57% penyaluran gas untuk domestik. Pada 2015, penyaluran gas untuk domestik sekitar 3.882 BBUTD, sementara pada 2016 mencapai 4.016 BBUTD.

Sementara untuk ekspor, gas yang dipasok pada 2015 sekitar 3.090 BBUTD dan pada 2016 menurun menjadi 2.797 BBUTD. "‎Pasokan gas, untuk domestik trennya naik, gas untuk ekspor trennya turun. Arah ke depan gas untuk ekspor memang akan turun, dan domestik naik," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Sayangnya, keinginan pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri masih mengalami sejumlah kendala, khususnya untuk liquified natural gas (LNG). Infrastruktur LNG yang tersedia di dalam negeri belum cukup memadai, sehingga pendistribusian pun menjadi terhambat.

‎"LNG ekspor masih besar sekali, mestinya LNG ekspor ini bisa untuk domestik. Hanya sekarang masih kesulitan, karena infrastruktur untuk terima LNG belum siap," imbuh dia.

Amien mencontohkan, 40% gas yang diproduksi di kilang Tangguh Train III seharusnya di‎alokasikan untuk kebutuhan domestik. Sayangnya, fasilitas LNG storage dan regasification masih minim.

Saat ini saja, Indonesia hanya memiliki ‎tiga infrastruktur LNG, yaitu FSRU milik PT Nusantara Regas di Jawa Barat, FSRU Lampung milik PT PGN (Persero) Tbk, dan regasification terminal Arun milik PT Pertamina (Persero) di Aceh. "Ya, jadi LNG sudah tersedia di Tangguh. Tapi belum bisa dikirim ke Papua atau Merauke karena infrastruktur belum siap," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina EP Sepakati...
Pertamina EP Sepakati Jual Beli Gas dengan Cikarang Listrindo dan PHR
Tinggalkan Eropa, Rusia...
Tinggalkan Eropa, Rusia Perluas Pasokan Gas ke Pasar Asia Tengah
JERA-PLN EPI Umumkan...
JERA-PLN EPI Umumkan Temuan Awal Studi Potensi Kolaborasi Rantai Nilai LNG di Indonesia
FID Lapangan Duyung...
FID Lapangan Duyung Resmi Disetujui, PLN EPI Amankan Pasokan 111 MMSCFD
Petrokimia Gresik Amankan...
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas hingga 2035, Perkuat Produksi Pupuk Nasional
Industri Khawatirkan...
Industri Khawatirkan Masalah Pasokan dan Harga Gas Bumi
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
51 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
3 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
4 jam yang lalu
Infografis
Masih Menjadi Misteri,...
Masih Menjadi Misteri, Benarkah Harimau Jawa Belum Punah?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved