alexametrics

Jarang Komunikasi, Bos PLN Bantah Tak Akur dengan Menteri ESDM

loading...
A+ A-
JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir membantah pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang menyatakan bahwa dirinya tidak akur dan tidak memiliki komunikasi yang baik dengan Menteri ESDM. Menurutnya, komunikasi antar keduanya sejauh ini tetap berjalan dengan baik.

(Baca: Tak Pernah Sowan, Menteri ESDM Semprot Dirut PLN)

Dia mengaku tidak memiliki masalah apapun dengan Menteri ESDM. Sofyan menegaskan pasti akan hadir jika memang Menteri ESDM memanggil atau mengundangnya.



"‎Enggak ada masalah (dengan Menteri ESDM). Saya kalau dipanggil pasti datang. Mau diskusi apa juga boleh.‎ Kalau ada undangan pasti datang, dipanggil menteri kan enggak mungkin enggak datang. Enggak bolehlah," kata Sofyan saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat (22/7/2016).

(Baca: Disemprot Sudirman Said, Ini Tanggapan Bos PLN)

Mantan Bos BRI ini tidak menampik bahwa dirinya jarang berkomunikasi dengan Sudirman Said. Namun, hal tersebut bukan berarti hubungannya dengan menteri yang menaunginya tersebut tidak berjalan baik. "‎Ah enggak lah. Pak Menteri kan menterinya PLN. Kalau dipanggil pasti datang gitu lho. Memang sama Pak Menteri jarang ya, karena di lapangan lebih detail kalau sama Pak Dirjen," tutur Sofyan.

Dia mengungkapkan, selama ini komunikasi lebih banyak terjalin dengan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM. Dia sering bertemu dan mendiskusikan hal apapun dengan anak buah Menteri ESDM tersebut.

"Kalau dengan dirjennya sering ketemu, pada kesempatan ketemu kami komunikasi sama dirjennya. Ada hal apa kami sampaikan. Diskusi beberapa hal kami diskusi sama dirjennya, sama Pak Jarman. Kami suka bicara kalau ada hal yang perlu didiskusikan," tandasnya.

Baca Juga:
Sudirman Said Minta Rini Tak Jadikan PLN Cuma Cari Duit
Sudirman Said Sebut PLN Doyan Protes Kebijakan


‎Seperti diberitakan sebelumnya, Sudirman Said mengaku tidak memiliki komunikasi bagus dengan Sofyan Basir. Bahkan, orang nomor satu di PLN itu tidak pernah mengunjungi ruang kerjanya.

Menurutnya, Bos PLN tersebut sering absen jika diundang dalam suatu acara. Sehingga, ESDM tidak mau proyek yang melibatkan PLN seperti listrik 35.000 Megawatt (MW) bisa gagal hanya karena kelakuan tidak komunikatif dari Sofyan.

"Saya mau bangun realita. Pak Sofyan dua tahun enggak pernah duduk di ruangan saya, yang paling sering itu acara-acara kita undang, Dirut PLN enggak ada. Saya tidak mau ada catatan kegagalan 35.000 MW itu akibat perilaku pimpinan (Sofyan Basir)," ujarnya Sudirman.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top