Wall Street Berakhir Mendaki di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Juli 2016 - 08:23 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Mendaki di Akhir Pekan
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir mendaki untuk mencetak keuntungan empat pekan beruntun, didorong kenaikan saham telecom stalwarts AT&T dan Verizon. Laporan manufaktur AS di atas harapan telah membangun optimisme di awal bulan.

Dilansir Reuters, Sabtu (23/7/2016) keuntungan pasar saham dibatasi oleh kelemahan laporan perusahaan industri termasuk General Electric. "Semua ini hanya tren yang sedangkan berlangsung dengan harapan laporan ekonomi jauh lebih baik," ucap Kelapa Strategi Investasi Wells Capital Management Jim Paulsen.

Tercatat Dow Jones industrial average naik sebesar 53,62 poin atau 0,29% ke level 18.570,85 saat indeks S & P 500 mendapat tambahan 9,86 poin atau 0,46% ke posisi 2,175.03. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat 26,26 poin atau 0.52% ke level 5.100,16.

S & P 500 sepanjang 2016 telah mengalami kenaikan lebih dari 6%, setelah sempat memulai awal tahun dengan negatif termasuk setelah Inggris memutuskan untuk pergi dari keanggotaan Uni Eropa (UE). Keseluruhan 10 sektor berakhir lebih tinggi pada akhir pekan dipimpin utilitas.

Saham-saham seperti AT&T (T.N) naik 1,4% diikuti saham Verizon (VZ. N) meningkat 1,3%. Perusahaan terdepan untuk bisnis inti Yahoo, dilaporkan reuters meningkat saat saham Yahoo (YHOO. O) ditutup bertambah 1,4% Sementara konglomerat industri US melaporkan permintaan lemah untuk peralatan minyak, gas dan transportasi.

Investor diyakini masih akan menanti hasil pertemuan The Fed atau Bank Sentral AS pekan depan untuk mencari petunjuk tentang kapan The Fed menaikkan suku bunga aaacuan. Sekitar 5,6 miliar saham berpindah tangan pada perdagangan AS akhir pekan, hal ini masih di bawah rata-rata harian hampir 7,5 miliar selama 20 sesi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
31 menit yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
42 menit yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
1 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
2 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved