Selain Pertamina-PGN, Rini Siap Rampungkan Holding BUMN Pertambangan

Senin, 25 Juli 2016 - 20:47 WIB
Selain Pertamina-PGN,...
Selain Pertamina-PGN, Rini Siap Rampungkan Holding BUMN Pertambangan
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno saat ini tengah merampungkan pembentukan holding BUMN pertambangan, yang terdiri dari PT Inalum (Persero), PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk dan PT Bukit Asam (Persero). Rencananya, penggabungan empat perusahaan pelat merah ini akan direalisasikan pasca holding Pertamina-PGN dirampungkan.

Dia mengatakan, saat ini holding BUMN pertambangan telah dalam tahap finalisasi di Kementerian Keuangan dan Kementerian Hukum dan HAM. "‎Ini semua sudah dalam tahap finalisasi. Dan memang pertambangan ini kami harapkan bisa dalam waktu dekat," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/7/2016).

Sementara itu Staf Khusus Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, holding BUMN pertambangan akan dirampungkan setelah perizinan holding Pertamina-PGN diterima. "‎Jadi kalau Pertamina-PGN approval-nya harusnya sih enggak terlalu jauh lagi, yang tiga termasuk tambang akan masuk," imbuh dia.

(Baca: Holding Terbentuk, Pertamina-PGN Siap Investasi Gabungan USD1,5 Miliar)

Mantan Bos PT Bank Mandiri (Persero) ini mengaku telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan para direksi BUMN pertambangan tersebut. Mereka pun telah membagi strategi holding yang telah dipersiapkan. Rencananya, dua pekan lagi pihaknya akan menginformasikan hal tersebut kepada seluruh komisaris.

"‎Sehingga kalau direksi sama komisarisnya sudah dapat, nanti sosialisasi ke karyawan, ke pihak ketiga, ke stakeholder lainnya, harusnya kita bisa lakukan dengan kompak. Strateginya sendiri sudah disusun, tinggal finalisasinya saja. Kami menunggu supaya PPnya keluar," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tetap Solid di Enam...
Tetap Solid di Enam Bulan Pertama 2022, Intip Kinerja Antam
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Dilepas Freeport ke...
Dilepas Freeport ke Negara, Blok Wabu Belum Diserahkan ke Holding BUMN Tambang
Berusia 56 Tahun, Antam...
Berusia 56 Tahun, Antam Masuk Jajaran BUMN dengan Laba Terbesar
Kinerja Tokcer, Antam...
Kinerja Tokcer, Antam Beri Kontribusi ke Negara Rp1,63 Triliun
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
1 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
5 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
13 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
13 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
14 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
14 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved