Program Hunian Murah Pemerintah Didukung Pengembang

Selasa, 26 Juli 2016 - 04:17 WIB
Program Hunian Murah...
Program Hunian Murah Pemerintah Didukung Pengembang
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan penyediaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah mencapai 700 ribu unit tahun ini. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengalokasikan kenaikan anggaran subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) alias Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi Rp 12,5 triliun di APBN 2016.

Nilai tersebut untuk subsidi fasilitas pengajuan rumah murah adalah uang muka satu persen dari total harga rumah, fasilitas bantuan uang muka atau DP Rp4 juta bagi PNS dan non PNS serta suku bunga rendah 5% sampai jangka waktu 20 tahun. Insentif lainnya bebas PPN 10% bagi rumah bersubsidi.

Assistant Vice President Strategic Marketing Residential PT Agung Podomoro Land Tbk (APL), Agung Wirajaya mengatakan, pihaknya mengembangkan Podomoro Golf View (PGV) untuk mendukung program sejuta rumah dengan harga yang sesuai patokan pemerintah untuk rumah sederhana. Namun memiliki fasilitas yang lengkap.

“Kami akan membuatnya seperti di San Antonio, Amerika Serikat atau Clarke Quay Singapura. Pengunjung dapat mengobrol santai sambil makan, minum, dan menikmati suasana sungai yang bersih dan yang pasti akan terkoneksi dengan Light Rapid Transit atau LRT,” tutur Agung di Jakarta Senin (25/7/2016).

PGV yang terletak di daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat, merupakan salah satu visi APG untuk mengembangkan kawasan kota terpadu dengan harga terjangkau. Menempati lahan 60 hektare (ha), di kawasan ini akan dibangun sebanyak 24 tower dengan total jumlah unit sebanyak 37.000. Tahap awal dipasarkan sebanyak 4.000 unit.

Hunian tersebut dilengkapi dengan berbagai sarana dan fasilitas lengkap, seperti transportasi, pendidikan, dan komersial. Tidaklah mengherankan, jika PGV kemudian banyak diincar masyarakat khususnya keluarga muda. (Baca: Agung Podomoro Bangun Hunian Sederhana di Cimanggis)

“Berdasarkan data kami, peminat PGV mayoritas keluarga muda. Umumnya pertimbangan lokasi, fasilitas dan harga terjangkau menjadi alasannya. Area yang sangat bagus dikelilingi oleh view tiga lapangan golf, serta nantinya akan dilalui LRT,” terangnya.

Podomoro Golf View dipasarkan dengan range harga standar rusunami yang berkisar antara Rp198 juta-Rp335 juta. “Apartemen ini berlokasi di area perlintasan LRT, sehingga nantinya akses akan semakin lancar dari dan menuju Jakarta,” sambung Agung.

APL sudah membangun hunian terjangkau seperti 6000 unit Gading Nias Residences di Kelapa Gading Jakarta Utara, 13.000 unit Kalibata City di Kalibata Jakarta Selatan, dan 9.000 unit Green Bay Pluit di Pluit Jakarta Utara.

Dari total 4.000 unit dalam tiga menara perdana, sebanyak 3.200 di antaranya sudah terserap pasar. Sebagian besar atau 50% merupakan unit apartemen tipe dua kamar tidur. Sisanya tipe studio, dan tiga kamar tidur. Guna merealisasikan pembangunan tahap pertama, APLN menganggarkan dana senilai Rp1 triliun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stimulus Daya Beli Masyarakat,...
Stimulus Daya Beli Masyarakat, Bukit Podomoro Jakarta Inisiasi Semarak Pesta KPR 2022
BTN Berkomitmen Sukseskan...
BTN Berkomitmen Sukseskan Program Sejuta Rumah
BTN Bidik Pembiayaan...
BTN Bidik Pembiayaan Perumahan MBR di Sumatera Utara
Genjot Pembiayaan Perumahan,...
Genjot Pembiayaan Perumahan, BSI Salurkan KPR Rp38 triliun
Pangkas Backlog Perumahan,...
Pangkas Backlog Perumahan, BTN Terus Mendorong Implementasi Sekuritisasi Aset
Perluas Pangsa Pasar...
Perluas Pangsa Pasar Kredit Pemilikan Rumah, Nobu Bank Gandeng ASG
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
18 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved