Tax Amnesty Disebut Pengamat Target Utama Sri Mulyani

Rabu, 27 Juli 2016 - 16:22 WIB
Tax Amnesty Disebut...
Tax Amnesty Disebut Pengamat Target Utama Sri Mulyani
A A A
JAKARTA - Penunjukkan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Bambang Brodjonegoro dipercaya oleh Presiden Direktur Center for Banking Crisis (CBC) Ahmad Deni Daruri sebagai poin krusial dalam pergantian Kabinet Kerja jilid II. Dia menambahkan target utama Menkeu baru saat ini adalah menyukseskan program pengampunan pajak atau tax amnesty.

(Baca Juga: Sri Mulyani, Sosok yang Dipercaya Pasar Keuangan)

Dia menambahkan mantan Direktur dan Chief Operating Officer Bank Dunia disarankan segera berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengupdate kondisi stabilitas sektor keuangan Indonesia saat ini. Apalagi menurutnya tax amnesty adalah pertaruhan kedaulatan fiskal Indonesia di mata dunia.

"Beliau (Sri Mulyani) harus membuka diri untuk dapat bekerja sama dengan baik dengan OJK . Dalam menstabilkan sektor keuangan khususnya mikro prudential," jelasnya di Jakarta, Rabu (27/7/2016).

(Baca Juga: Ditunjuk Jadi Menkeu, Ini Komentar Pertama Sri Mulyani)

Lanjut dia Sri Mulyani yang telah lama bekerja bersama Bank Dunia kurang lebih selama enam tahun belakangan, mempunyai kelebihan mengetahui perilaku ekonomi dunia dan investor Luar Negeri. Kelebihan ini menurutnay sangat diperlukan, mengingat kondisi ekonomi RI rentan terhadap tekanan ekonomi global.

"Namun Sri Mulyani juga punya kelemahan karena beliau sudah lama meninggalkan Indonesia. Maka perkembangan ekonomi dalam negeri khususnya domestik fiskal dan industri keuangan dalam negeri harus segera diupdate. Selain itu kendala yang akan dihadapi adalah kasus bank century. Saya harap kendala ini bisa diselesaikan secara politik oleh presiden dengan DPR," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Pak Jokowi! Pedagang...
Pak Jokowi! Pedagang di Mal Minta Pajaknya Dibebaskan
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
23 menit yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
1 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
1 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
1 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
2 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved