Wall Street Bangkit di Tengah Kenaikan Saham Amazon

Jum'at, 29 Juli 2016 - 09:22 WIB
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit di Tengah Kenaikan Saham Amazon
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir lebih tinggi saat investor kecewa dengan laporan pendapatan Ford dan lebih memilih untuk membeli saham Apple. Sementara saham Alphabet dan Amazon terlihat melonjak setelah laporan kuartalan.

Dilansir Reuters, Jumat (29/7/2016) pada sesi perdagangan Alphabet melompat sebesar 4% setelah Google sebagai perusahaan induk melaporkan pendapatan lebih kuat dari yang diharapkan. Sementara saham Amazon.com (AMZN.O) naik 1,7% setelah laporan kuartalan.

"Saham sektor teknologi telah cukup kuat selama satu bulan terakhir. Pelaku pasar memanfaatkan momentum untuk fokus pada pembelian dan pullbacks," ujar Kepala Investor U.S. Global Investors Michael Matousek di San Antonio.

Selama 10 sesi perdagangan terjadi aksi rebouns mengikuti rely tajam pada akhir Juni sampai awal Juli untuk mencapai rekor tertinggi dan membuat indeks S & P 500 naik hingga 6% sepanjang tahun. Tercatat pada perdagangan kemarin Indeks Dow Jones industrial average ditutup turun 0.09% ke level 18.456,35.

Sementara indeks S&P 500 bertambah 0,16% menjadi 2.170,06 saat komposit Nasdaq meningkat 0,3% ke level 5.154,98. Sekitar 6.6 miliar saham bergerak pada perdagangan pasar saham AS, tepat di di bawah rata-rata harian hampir 6,7 miliar selama 20 sesi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
1 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
9 jam yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
10 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
10 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
10 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved