BPS Harapkan 3 Menteri Ini Majukan Industri Dalam Negeri

Senin, 01 Agustus 2016 - 18:22 WIB
BPS Harapkan 3 Menteri...
BPS Harapkan 3 Menteri Ini Majukan Industri Dalam Negeri
A A A
JAKARTA - Harapan besar digantungkan kepada menteri ekonomi hasil reshuffle jilid II Kabinet Kerja. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, kolaborasi baru antara Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian dan Menteri Keuangan diharapkan mampu mendorong industri Indonesia lebih baik lagi. Sasmito mengungkapkan, ketiganya bisa saling bekerja sama untuk sektor industri Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dinilai BPS adalah pemain dan pelaku di pasar. Maka kondisi pasar bisa lebih dikuasai. Adapun Menkeu Sri Mulyani Indrawati, kata BPS, tidak perlu diragukan lagi kredibilitasnya.

"Sedangkan Menperin dipimpin Pak Airlangga. Saya pikir ini baik ya karena beliau juga anak dari menteri industri terdahulu. Jadi tentunya beliau juga sudah belajar banyak dari sang ayah. Terutama sektor industri kita kan tumbuh 5,5% yang makro dan besar. Nanti diharapkan bisa tumbuh lagi," kata dia di kantor BPS, Senin (1/8/2016).

Sasmito berharap, sinergi ekonomi ini bisa cepat terjadi untuk mengendalikan ekonomi, yang pada akhirnya ekonomi Indonesia bisa tancap gas. Terlebih, Sasmito berharap industri mikro bisa diperhatikan oleh menteri-menteri ini karena pertumbuhannya menunjukkan tren positif.

Sasmito menambahkan, industri bisa tumbuh dengan baik lantaran dipengaruhi paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan Presiden Joko Widodo. (Baca: BPS Prediksi Inflasi Agustus Capai 0,5%)

Ia pun mencontohkan sektor farmasi yang kini ada dorongan peningkatan. Termasuk pula industri tekstil yang mengalami dampak dari paket kebijakan ekonomi. Namun, kata dia, dengan kehadiran ketiganya akan memberi ramuan agar tidak hanya industri besar, namun skala menengah dan kecil bisa melakukan perbaikan yang mumpuni. "Paket ini harus bisa berdampak bagi industri menengah dan kecil untuk perbaikan yang lebih bagus," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Ekspor Agustus Anjlok,...
Ekspor Agustus Anjlok, Industri Pengolahan Turun 4,91%
Ekspor RI Bulan Mei...
Ekspor RI Bulan Mei Melandai di Semua Sektor, Nilainya USD21,5 Miliar
Di Tengah Ancaman Resesi,...
Di Tengah Ancaman Resesi, Sektor Properti Diyakini Masih Bertahan
Kinerja Ekspor Indonesia...
Kinerja Ekspor Indonesia Naik 20,95% Sepanjang Agustus 2021
Impor Sudah Mulai Meningkat,...
Impor Sudah Mulai Meningkat, Tanda Industri Bergerak
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
59 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved