Pengusaha Kecewa Perizinan di Pusat dan Daerah Tak Sinkron

Selasa, 02 Agustus 2016 - 22:01 WIB
Pengusaha Kecewa Perizinan...
Pengusaha Kecewa Perizinan di Pusat dan Daerah Tak Sinkron
A A A
JAKARTA - Ketua Kelompok Kerja (Pokja) III Satuan Tugas Evaluasi Kebijakan, Raden Pardede mengungkapkan ketidakpuasan pengusaha terhadap paket kebijakan yang diluncurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak tahun lalu. Di mana perizinan di pusat tidak sinkron dengan daerah.

Menurut Raden, hal ini berbanding terbalik dengan kepuasan yang terjadi di pemerintah daerah (Pemda). Pemda-pemda menyatakan mereka tercatat sudah puas terhadap paket kebijakan yang diturunkan. Namun untuk pengusaha mereka mengaku tingkat kepuasannya baru 50% soal implementasi dan pelaksanaan usaha di lapangan.

"Begini, dari sisi pemdanya sudah puas, tapi dunia usaha mereka mengaku masih ada yang di bawah 50%. Jadi itu perlu diperbaiki. Ya, misalnya perizinan oleh BKPM. Kelihatannya di pusat sudah oke. Tapi ketika kita selesai mengurus di pusat, ke daerah itu dari nol lagi, dari kecamatan terus kabupaten," ungkap Raden di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Menurutnya, ini merupakan contoh kasus yang melibatkan birokrasi yang tidak seimbang dan berbelit-belit. Mestinya, jika sudah selesai di pusat, sudah harus ada hubungannya di daerah.

"Ini kan tidak harus dari nol lagi. Itu contohnya yang kita lihat, sudah bagus di pusat, tapi sinkronisasi ke daerah belum ada. Mesti ngulang lagi di sana. Karena kan proyek-proyek kita di daerah," katanya.

Raden menambahkan, kelihatannya ada niatan positif dari pemerintah untuk memperbaiki kendala di lapangan ini. Maka, harus dilihat juga sisi positif dengan adanya satgas ini.

"Kami sebetulnya independen evaluator yang memberikan masukan bahwa yang kita dapat dari dunia usaha ini seperti ini. Pemerintah juga bilang oke. Kita lakukan revisi atau penyeseuaian di sana-sini," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kini, Pelayanan Perizinan...
Kini, Pelayanan Perizinan di BP Batam Cukup Dilakukan Direktur PTSP
Untuk Pelaku Usaha :...
Untuk Pelaku Usaha : OSS Bukan Izin Usaha, Harus Tetap ke PTSP
DPMPTSP Sebut Pengelola...
DPMPTSP Sebut Pengelola Wai Toddo Belum Ajukan Izin Lingkungan
QNet Ajukan Perpanjangan...
QNet Ajukan Perpanjangan Izin Usaha, Kuasa Hukum: Prosesnya Sesuai Prosedur
Pelaku UMKM Diingatkan...
Pelaku UMKM Diingatkan Taat Soal Kelengkapan Perizinan Usaha
UMKM Diajak Urus Perizinan...
UMKM Diajak Urus Perizinan Berusaha Berbasis Resiko
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
14 menit yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
4 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
5 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved