Semester I 2016, MNCN Catatkan Pertumbuhan Konsolidasi 7,1%

Kamis, 04 Agustus 2016 - 22:41 WIB
Semester I 2016, MNCN...
Semester I 2016, MNCN Catatkan Pertumbuhan Konsolidasi 7,1%
A A A
JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mencatat pertumbuhan pendapatan meyakinkan menjadi Rp3,6 triliun pada semester I 2016. Nilai ini tumbuh 7,1% dari pencapaian di periode yang sama tahun lalu, yakni Rp3,3 triliun.

Kinerja pendapatan perseroan meningkat signifikan sebesar 11,7% dari kuartal II 2015 ke kuartal II tahun 2016. Pertumbuhan per kuartal II (YoY) juga lebih baik dibandingkan kuartal I (YoY) 2016, yang hanya tumbuh 1,6%. Hal ini sekaligus menunjukkan pertumbuhan sebesar 31.9% dari kuartal I 2016 (QoQ) atau dari Q1-2016 ke Q2-2016.

Pertumbuhan pendapatan didukung oleh kondisi positif pasar sektor konsumer serta didukung audience share atau persentase penonton hingga 46%, khususnya untuk tayangan unggulan.

Performa perseroan juga terlihat dari arus kas atau EBITDA semester I 2016 naik 1,2% (YoY). Nilai ini naik dari Rp1,39 triliun menjadi Rp1,41 triliun. Sepanjang kuartal II 2016, perseroan menjaga EBITDA marjin di level 41% yang lebih baik dari 38% di Q1 2016.

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, pihaknya fokus dalam mendorong kinerja pendapatan dengan melakukan leveraging. Selain itu, perseroan juga aktif menjaga konten acara dan biaya produksi supaya tetap aman. Bisnis siaran bebas bayar masih sangat kuat sepanjang semester pertama.

"Program sinetron masih menjadi andalan di jam tayang utama serta didukung acara pencarian bakat. Program eksklusif Piala Eropa juga turut mendorong kinerja perseroan," ujar Hary di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Dia melanjutkan rencana kedepan, perseroan masih akan terus meningkatkan performa dengan program andalan sinetron. Perseroan juga sudah menyiapkan program eksklusif seperti Liga Inggris untuk Indonesia. Ada juga program andalan lainnya Voice Kids Indonesia dan Rising Star.

Sebelumnya, perseroan menyampaikan telah berhasil mencatatkan kinerja positif di semester I 2016 dengan pertumbuhan laba mencapai 44% dibandingkan periode sama tahun lalu (YoY) menjadi Rp1,22 triliun. Sementara pendapatan konsolidasi perseroan berhasil naik 7,1% dibandingkan semester I tahun lalu.

Direktur MNCN David Audy mengatakan hasil kinerja positif ini didukung oleh kondisi positif dari perusahaan klien pemasang iklan. Pertumbuhan perusahaan di sektor FMCG dan konsumer tahun ini turut berkorelasi positif dengan laba perseroan. Kinerja EBITDA sebagai indikator kinerja keuangan perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan menjadi Rp1,42 triliun atau 1,2% dibandingkan tahun lalu.

“Pendapatan kami tergerus biaya operasional sehingga tidak setinggi laba pertumbuhannya. Namun kami juga tertolong oleh kinerja kurs tukar yang lebih bagus dan di pasar modal juga terlihat bagus karena banyak likuiditas yang masuk. Kami optimistis tahun ini bisa melampaui target pendapatan di awal tahun,” ujar David di sela sela acara IDX Investor Day 2016 beberapa waktu lalu di Jakarta.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Top! MNC Media (MNCN)...
Top! MNC Media (MNCN) Sabet Penghargaan CSA Awards 2022
Dinanti Pemirsa, MNCN...
Dinanti Pemirsa, MNCN Sukses Siaran Digital di 13 Kota, Ini Daftarnya!
Hary Tanoe: MNC Fokus...
Hary Tanoe: MNC Fokus Tingkatkan Pemasukan Iklan Tahun Ini
Gelar RUPS, MNC Rombak...
Gelar RUPS, MNC Rombak Direksi dan Angkat Komisaris dari Warga Inggris
Saham Grup MNC Terbang!...
Saham Grup MNC Terbang! 4 TV MNCN Kuasai Prime Time 45,2% dan Rating Ikatan Cinta 10,1, Share 35,1%
Miliki Infrastruktur...
Miliki Infrastruktur Produksi Terbesar dan Masif, MNCN Melesat di Semester II/2020
Berita Terkini
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
23 menit yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
1 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
1 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
10 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
11 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
11 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved