Wall Street Berakhir Mendatar Dibayangi Data Pekerjaan AS

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 09:19 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Mendatar Dibayangi Data Pekerjaan AS
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir sedikit berubah, saat investor masih terlihat berhati-hati menanti data ekonomi AS pada bulan Juli. Sementara data pekerjaan bulanan dinilai akan membantu investor mengukur kesehatan ekonomi AS untuk membuka peluang Bank Sentral AS untuk menaikkan suku bunga lagi.

"Orang-orang mungkin akan lebih suka menunggu pada angka-angka sebelum mereka membuat komitmen kdepannya. Ini mungkin yang membuat antusiasme pasar hari ini cenderung berkurang," ucap Manajer Porfolio Hodges Capital Management Gary Bradshaw di Dallas.

Dilansir Reuters, Jumat (5/8/2016) Dow Jones industrial average jatuh 2,95 poin atau 0,02% ke level 18.352,05 dan indeks S & P 500 bertambah 0,46 poin atau 0,02% menuju level 2.164,25. Sementara komposit Nasdaq juga meningkat 6,51 poin atau 0,13% ke level 5.166,25.

Di sisi lain keputusan Bank of England (BoE) untuk menurunkan suku bunga ke level terendah yakni 0,25% dari 0,5 sedikit banyak memberikan pengaruh. Keputusan Bank Sentral Inggris diyakini untuk meredam efek ekonomi setelah memutuskan keluar dari keanggotaan Uni Eropa (UE).

Beberapa saham seperti Priceline.com (PCLN. O)melompat 4,4% dalam perdagangan kemarin, sedangkan selama sesi perdagangan saham MetLife (MET.N) hampir turun 9% untuk mendorong indeks S & P 500 lebih rendah. Sekitar 6,39 miliar saham diperdagangkan pada pasar saham AS kemarin, dibandingkan rata-rata harian 6,59 miliar dalam 20 sesi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
7 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
7 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
7 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
8 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
8 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved