Minta Jokowi Bongkar Soal Serapan APBD, Ini Niat Sri Mulyani

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 16:49 WIB
Minta Jokowi Bongkar...
Minta Jokowi Bongkar Soal Serapan APBD, Ini Niat Sri Mulyani
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku tidak berniat mempermalukan pemerintah daerah (pemda) dengan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membongkar serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Namun, dirinya hanya berniat agar pemda dapat segera menggelontorkan dana APBD ke masyarakat agar ekonomi bisa bergerak.

(Baca Juga: DKI Jakarta Paling Besar Tahan Dana APBD di Bank)

Dia mengakui, beberapa daerah memang ada yang belum menggunakan dana APBD nya untuk disebar ke masyarakat. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang masih memiliki cukup banyak uang di kas daerahnya, padahal saat ini sudah lewat pertengahan tahun.

"Memang ada beberapa kepala daerah yang memiliki cukup banyak uang kas yang sampai hari ini belum terpakai, bahkan mungkin tidak terpakai pada saat ini karena mungkin kebutuhan penyerapan dan kebutuhan pembangunan mereka sudah," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

(Baca Juga: Disindir Jokowi, Ahok Justru Gurui Menkeu Soal APBD 2017)

Menurutnya bagi daerah yang memiliki penerimaan sangat banyak, terutama dari dana bagi hasil, tidak menjadi masalah jika anggaran dari pusat tidak dihabiskan seluruhnya. Namun, yang menjadi masalah adalah bagi daerah yang ‎dari sisi ekonomi tidak terlalu besar, dan pengusaha swasta yang ada di daerah tersebut tidak cukup banyak untuk menciptakan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.

"Jadi saya tidak mengatakan kita menyalahkan atau dalam hal ini mempermalukan, tidak. Tapi ada daerah yang sebetulnya dari sisi APBDnya maupun dari produk domestik bruto, atau ekonomi daerah itu sizenya sangat kecil, dan tidak ada pihak swasta yang cukup untuk menciptakan kegiatan ekonomi. Jadi APBD itu peranannya penting sekali," imbuh dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, jika anggaran tersebut terserap lama maka akan sangat mengurangi kemampuan daerah itu untuk bekerja. Sebab, bagi daerah tertentu APBD sangat menjadi mesin penggerak ekonomi.

"Kalau daerah seperti Jakarta ini, mungkin APBDnya merupakan satu bagian saja dibandingkan aktifitas swasta dan masyarakat yang luar biasa banyak. Jadi ini mungkin tidak akan sangat mengganggu, tidak menjadi betul-betul motor yang sangat dibutuhkan," terang dia.

Sri Mulyani berkeinginan agar uang yang dikirim pemerintah pusat untuk daerah tersebut dapat tersalurkan dan bisa digunakan setepat mungkin, sesuai dengan aturan dan waktu yang diharapkan. Dengan begitu, masyarakat miskin pun bisa mendapatkan manfaat sesuai dengan harapan pemerintah.

"Jadi saya tidak menyalahkan karena saya memang tidak bertujuan begitu. Pak Presiden selalu ingin mendapatkan informasi yang terkini mengenai berapa dana di kas negara maupun di kas daera. Posisinya seperti apa, karena beliau memang detil. Jadi ya kita lakukan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Minta Pemda...
Sri Mulyani Minta Pemda Tak Parkir Dananya di BPD
Sri Mulyani Ungkap Hambatan...
Sri Mulyani Ungkap Hambatan Digitalisasi Anggaran Daerah
Bukan Cuma Meraih Opini...
Bukan Cuma Meraih Opini WTP, Sri Mulyani Ingin APBN dan APBD Percepat Pemulihan
Sri Mulyani Minta APBN...
Sri Mulyani Minta APBN dan APBD Seiring Sejalan
Sri Mulyani: Realisasi...
Sri Mulyani: Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Januari Capai Rp54,92 Triliun
Sri Mulyani Jewer Pemda,...
Sri Mulyani Jewer Pemda, Duit Rakyat Malah Ditabung
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
42 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved