Sri Mulyani Minta APBN dan APBD Seiring Sejalan

Selasa, 31 Oktober 2023 - 14:32 WIB
loading...
Sri Mulyani Minta APBN...
Sri Mulyani meminta daerah fokus pada penggunaan APBD. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mendorong pemerintah pusat dan daerah bersinergi melalui instrumen APBN dan APBD untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa. Dia menuturkan, sinergi dua instrumen tersebut dapat memberikan dampak yang lebih optimal.

Baca juga: Sri Mulyani Ingatkan Sektor Perbankan untuk Berhati-hati, Ada Apa?

Sri Mulyani menambahkan, jangan sampai APBD tak mengikuti arah pengggunaan APBN. Apalagi kalau sebaliknya, tak akan menciptakan dampak yang diinginkan.

"Kalau Bapak dan Ibu sekalian menggunakan instrumennya bersama-sama dengan pusat, pasti dampaknya akan lebih bagus. Tapi kalau pusat menggunakan instrumennya menuju ke timur, Bapak-bapak tetap di tempat, lebih buruk lagi Bapak-bapak dan Ibu ke barat, maka yang kita lakukan menjadi jauh lebih lemah dampaknya," ujar Sri dalam Rakor Kepala Daerah di Kompleks Kemendagri di Jakarta, Senin (30/10/2023).

Menurut Sri Mulyani jika APBN dan APBD seiring sejalan maka akan membawa dampak positif yang besar. Kondisi ini yang diinginkan oleh Presiden Jokowi.

Instrumen APBN dan APBD sangat penting dan menentukan mampu atau tidaknya suatu negara dalam menyelesaikan masalah-masalah struktural. Tak cuma itu, keduanya jangan sangat penting melindungi ekonomi dan masyarakat dari berbagai permasalahan.

"Jadi instrumen APBN dan APBD itu sangat sangat sangat penting. Enggak cuma sekali ya saya ngomongnya, sangatnya sampai 3 kali. Karena dia yang akan menentukan suatu negara tuh mampu atau tidak, mengelola, menangani, dan bahkan juga menyelesaikan masalah-masalah struktural di dalam maupun melindungi ekonomi dan masyarakatnya dari guncangan-guncangan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Rekomendasi
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved