Sri Mulyani Jewer Pemda, Duit Rakyat Malah Ditabung

Kamis, 25 November 2021 - 18:15 WIB
loading...
Sri Mulyani Jewer Pemda,...
Menteri Keuangan Sri Mulyani menegur Pemda lantaran penyerapan belanja masih rendah di tengah penanganan Covid-19. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegur pemerintah daerah (Pemda) lantaran penyerapan belanja masih rendah. Di tengah derasnya anggaran APBN yang mengalir ke pemda, semestinya diberikan untuk rakyat bukan malah di tabung di bank.

"Daerah menikmati surplus, sementara APBN berjuang keras mendorong pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19," ungkap Sri Mulyani saat konferensi pers virtual APBN Kita, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: Obligor BLBI Terus Dikejar hingga Penuhi Kewajibannya

Dia mengungkapkan bahwa belanja APBN hingga akhir November 2021 tumbuh minus 2,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu saat belanja mengalami peningkatan. Namun kondisi tersebut tidak dibarengi dengan peningkatan belanja di daerah. "Ini menggambarkan pemda belum meningkatkan peran signifikan untuk ikut memulihkan perekonomian nasional," tandas dia.

Dia melaporkan bahwa realisasi penerimaan APBN seluruh daerah mencapai 70,2% dari target. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi belanja mencapai 56,4% dari pagu. "Ini berarti daerah menikmati surplus menyebababkan simpanan daerah di bank semakin membengkak. Per akhir Oktober, nilainya mencapai Rp226,71 triliun atau bertambah Rp32,59 triliun, atau sebesar 16,79% dari bulan sebelumnya," kata dia.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Latar Belakang Jokowi Bentuk Satgas Pemburu Harta Skandal BLBI

Dia meminta pemda bisa mengakselerasi karena tinggal satu bulan tutup tahun. "Dari kemarin Bapak Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan," tegas Sri Mulyani.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Rekomendasi
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
3 Jasa Besar Pejuang...
3 Jasa Besar Pejuang Hizbullah bagi Rakyat Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved