Mendesak, Holding BUMN Energi Tak Bisa Ditunda

Selasa, 09 Agustus 2016 - 16:04 WIB
Mendesak, Holding BUMN...
Mendesak, Holding BUMN Energi Tak Bisa Ditunda
A A A
JAKARTA - Rencana holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi yang diusung pemerintah menurut Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Achmad Widjaja mendesak agar segera terealisasi. Lebih lanjut dia menerangkan holding tersebut sangat dibutuhkan dan tidak bisa ditunda-tunda lagi.

Dengan PGN berada di bawah Pertamina, menurutnya maka tidak akan ada lagi tumpang tindih kewenangan dari dua BUMN sejenis. Selain itu lanjut dia tentu saja akan mengedepankan kepentingan nasional, karena Pertamina merupakan BUMN murni. Hal ini berbeda jika masih berdiri sendiri-sendiri seperti saat ini, karena dikhawatirkan PGN akan didominasi kepentingan investor.

“Jadi, tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda. Tidak usah ditunggu. Semua pengusaha mengharapkan agar ada satu bendera yang jelas,” kata Widjaja dalam keterangannya di, Jakarta (8/9/2016).

Dalam konteks penyatuan itulah dia mempertanyakan, jika terdapat kalangan yang mengaku sebagai dunia usaha, namun malah mengkhawatirkan bahwa holding BUMN akan membuat harga gas menjadi tinggi. Ini adalah logika yang terbalik. Karena dengan penyatuan, maka akan meningkatkan efisiensi, yang pada akhirnya akan membuat harga justru menjadi lebih murah.

“Tidak mungkin harga menjadi lebih tinggi, karena holding akan meningkatkan efisiensi. Jangan-jangan, mereka yang berbicara dalam sudut pandang pedagang atau trader,” kata Widjaja.

Selain itu, pemerintah hendaknya juga melihat dari sudut pandang holistik dan tidak parsial. Jangan lupa, 80 persen industri terkonsentrasi di Jawa, dimana semua industri tersebut menginginkan holding segera direalisasikan. Jika holding masih berlarut-larut, lanjut Widjaja, maka tidak ada kesepakatan harga dan itu akan menghambat efisiensi,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Kerja BUMN dengan...
Rapat Kerja BUMN dengan Komisi V DPR Bahas Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Misi Jadi Perusahaan...
Misi Jadi Perusahaan Kelas Dunia di 2024, Ini Strategi BKI
BUMN Jasa Survei Godok...
BUMN Jasa Survei Godok Akulturasi Anggota Holding
Holding BUMN Pangan...
Holding BUMN Pangan Ditargetkan Rampung September 2021
Nyaris Setahun Berdiri,...
Nyaris Setahun Berdiri, Apa Gebrakan Holding BUMN Pangan?
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved