Japfa: Produksi dan Permintaan Jagung RI Tak Seimbang

Senin, 15 Agustus 2016 - 17:20 WIB
Japfa: Produksi dan...
Japfa: Produksi dan Permintaan Jagung RI Tak Seimbang
A A A
JAKARTA - Deputy Head of Corporate Finance PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Putut Djagiri mengatakan, jumlah produksi dan permintaan jagung di Indonesia tidak seimbang. Sehingga, membuat pemerintah membuka keran impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Dia menjelaskan, harusnya jumlah tempat produksi jagung bisa mengimbangi pesatnya pertumbuhan industri pakan ternak. Sebab, mereka menggunakan jagung dalam jumlah besar sebagai bahan pokok.

"Intinya produksi jagung di Indonesia tidak memadai. Pertumbuhan pabrik pakan yang besar tak diimbangi suplai produksi jagung yang banyak," ujarnya di Jakarta, Senin (15/8/2016).

Hal ini, kata dia, membuat perusahaan mencari jalan keluar supaya tetap bisa menggunakan jagung lokal tanpa harus impor. Caranya dengan mendorong petani untuk dapat menggenjot produksi.

"Seperti petani di Sumatera, Jawa, Kalimantan tingkatkan produksi, perluas lahan enggak tapi produksi lebih besar per hektare. Kita jamin beli ke mereka. Sehingga kita masih punya suplai jagung," kata Putut.

Kendati demikian, jumlah produksi jagung saat ini sudah cukup untuk perusahaan. Meski pemerintah melarang impor kecuali dilakukan oleh Bulog.

"Contoh dengan aturan impor jagung melalui Bulog, semua industri alami hal sama. Japfa pada dasarnya, kita cukup mempunyai sumber jagung di Indonesia karena sebagian besar jagung diproduksi lokal," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Perekonomian,...
Dukung Perekonomian, JAPFA Konsisten Lakukan Ekspor Sektor Peternakan
Pemprov Sulbar Ajak...
Pemprov Sulbar Ajak PT Japfa Ikut Kelola Potensi Sulbar
Jadi Tonggak Sejarah,...
Jadi Tonggak Sejarah, Indonesia Ekspor 23 Ribu Ayam Hidup ke Singapura
Diadang Pandemi, Japfa...
Diadang Pandemi, Japfa Perkuat Bisnis Hilir dan Pasar Domestik
Upaya Perusahaan Memperkuat...
Upaya Perusahaan Memperkuat Segmen Usaha Hilir
Kinerja Cepat Pulih...
Kinerja Cepat Pulih di Tengah Pandemi, Ini Strategi Japfa
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
57 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
11 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved