IHSG Diperkirakan Lanjutkan Pelemahan
Selasa, 16 Agustus 2016 - 07:51 WIB
IHSG Diperkirakan Lanjutkan Pelemahan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak cenderung tertekan kembali menguji support dengan range 5.210-5.330.
Lanjar mengatakan, secara teknikal IHSG menguji support Ma25 di level 5277 yang juga sebagai support lower bollinger bands. Indikator stochastic masih terlihat bearish dengan momentum RSI yang menekan kearah oversold.
"IHSG akan melanjutkan pelemahannya jika tidak berhasil menguji support tersebut dengan target koreksi hingga 38,2% fibonacci ratio dari besaran trennya di level 5.212," ujarnya di Jakarta, Selasa (16/8/2016).
Sementara, IHSG kemarin kembali terkoreksi diwarnai aksi jual investor domestik dengan ditutup -56,63 poin sebesar -1,05% di level 5.320,56 dengan volume yang relatif moderat.
Terlihat hanya sektor pertanian yang masih bertahan dengan menguat 0,64%. Sedangkan sektor infrastruktur terkoreksi paling dalam sebesar -2,34%.
Investor terlihat kembali melakukan profit taking setelah data aktifitas ekspor-impor Indonesia berkontraksi negatif dengan ekspektasi.
Data aktifitas impor turun -11,56% dari -7,41% dengan ekspektasi naik 6,18%, data aktifitas ekspor semakin tertekan turun -17,02% dari -4,42% dengan ekspektasi naik 0,97%.
"Meskipun demikian investor asing masih terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp351,39 miliar," pungkasnya.
Lanjar mengatakan, secara teknikal IHSG menguji support Ma25 di level 5277 yang juga sebagai support lower bollinger bands. Indikator stochastic masih terlihat bearish dengan momentum RSI yang menekan kearah oversold.
"IHSG akan melanjutkan pelemahannya jika tidak berhasil menguji support tersebut dengan target koreksi hingga 38,2% fibonacci ratio dari besaran trennya di level 5.212," ujarnya di Jakarta, Selasa (16/8/2016).
Sementara, IHSG kemarin kembali terkoreksi diwarnai aksi jual investor domestik dengan ditutup -56,63 poin sebesar -1,05% di level 5.320,56 dengan volume yang relatif moderat.
Terlihat hanya sektor pertanian yang masih bertahan dengan menguat 0,64%. Sedangkan sektor infrastruktur terkoreksi paling dalam sebesar -2,34%.
Investor terlihat kembali melakukan profit taking setelah data aktifitas ekspor-impor Indonesia berkontraksi negatif dengan ekspektasi.
Data aktifitas impor turun -11,56% dari -7,41% dengan ekspektasi naik 6,18%, data aktifitas ekspor semakin tertekan turun -17,02% dari -4,42% dengan ekspektasi naik 0,97%.
"Meskipun demikian investor asing masih terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp351,39 miliar," pungkasnya.
(ven)
Lihat Juga :