Potong Anggaran Daerah Rp67 Triliun, DPR Peringatkan Pemerintah

Selasa, 16 Agustus 2016 - 16:52 WIB
Potong Anggaran Daerah...
Potong Anggaran Daerah Rp67 Triliun, DPR Peringatkan Pemerintah
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai, pemotongan anggaran khusus untuk daerah bukan merupakan hal yang tepat dilakukan pemerintah saat ini. Terlebih lagi untuk daerah yang sedang menggeliat dalam pembangunan infrastruktur guna memajukan wilayahnya.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Ahmad Hafidz Tohir mengatakan, dengan pemotongan anggaran daerah sebesar Rp67 triliun maka akan banyak daerah yang mengalami defisit anggaran untuk pembangunan kotanya.

"Dengan dipotong Rp67 triliun untuk transfer daerah coba bayangkan ada 34 provinsi rata-rata Rp2 triliun akan dipotong. Kebayang tidak pembangunannya akan seperti apa?" ujar dia di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Dia menambahkan pemangkasan anggaran ini akan membuat kepala daerah terutama gubernurnya kelimpungan dan jelas akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut. "Ini yang akan pengaruhi target pertumbuhan ekonomi Indonesia. Maka, pertumbuhan ekonomi yang ditarget pemerintah sebesar 5,2% sangat berat apalagi melihat defisit anggaran yang semakin melebar," sambungnya.

Lebih lanjut dia berpandangan bahwa target pertumbuhan ekonomi 2016 yang pantas berada di kisaran 5,0-5,1%. Namun demikian, pemerintah meminta 5,3% yang dinilai tidak realistis. Sampai akhirnya pemerintah diharuskan berkonsultasi ke Badan Anggaran karena ketidakcocokan asumsi pertumbuhan ekonomi tersebut.

"Akhirnya setelah konsul, banggar sarankan 5,2%. Jadilah ada ketimpangan disitu Rp58 triliun tambahan anggaran. Dari mana dana itu? Ini yang tidak dipikirkan oleh mereka. Apalagi sekarang Ibu Sri Mulyani bilang kita defisit. Artinya dengan tambahan Rp58 triliun kemarin, ada asumsi yang tidak sama antara Bu Sri dengan Pak Bambang," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PUPR Alokasikan Rp7,48...
PUPR Alokasikan Rp7,48 Triliun untuk Pembangunan Rumah
Dorong Efektivitas,...
Dorong Efektivitas, Dirjen Bangda Kemendagri Ingatkan Pengelolaan Anggaran By Design
Ganjar Siapkan Anggaran...
Ganjar Siapkan Anggaran Darurat untuk Perbaikan Jalan
KKP Kembangkan Bombana...
KKP Kembangkan Bombana Jadi Kawasan Pesisir Tangguh
Perencanaan Pembangunan...
Perencanaan Pembangunan dan Anggaran dalam Arsitektur Fiskal
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved