Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif

Rabu, 03 Juni 2020 - 14:57 WIB
loading...
Sri Mulyani Pastikan...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam perubahan postur Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2020, dana insentif dari pemerintah pusat ke pemda akan mendapatkan tambahan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menekankan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah daerah (Pemda) turut mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. Pasalnya, pemda memiliki peranan penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia akibat pandemi Covid-19.

(Baca Juga: Anggaran Pemulihan Ekonomi Naik Jadi Rp677,2 Triliun, Ini Rinciannya )

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam perubahan postur Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2020, dana insentif dari pemerintah pusat ke pemda akan mendapatkan tambahan sebesar Rp5 triliun serta dana alokasi khusus (DAK) fisik.

"Kita memasukkan di dalam postur APBN revisi dana insentif daerah tambahan sebesar Rp5 triliun serta dana alokasi khusus fisik untuk mendukung pemerintah daerah yang akan melakukan program-program swakelola padat karya yang menggunakan tenaga lokal," ujar Sri Mulyani dalam video conference, Rabu (3/6/2020).

Dia mengatakam dalam program padat karya yang dilakukan di daerah-daerah bisa diselesaikan dalam kurun waktu lima bulan ke depan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2020. "Kami mengalokasikan Rp8,7 triliun," kata dia.

Selain itu, mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menyampaikan bahwa dalam ratas tadi Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Keuangan untuk menaikkan fasilitas pinjaman ke pemda sebesar Rp1 triliun.

"Saat ini yang tadi dibahas Rp1 triliun, presiden untuk meminta kami membuat kajian mengenai kebutuhan pemerintah daerah yang menghadapi kondisi penerimaan asli daerah turun drastis akibat Covid-19 dan penerapan PSBB untuk bisa mendapatkan akses pinjaman sehingga mereka bisa melakukan program-program daerah dalam penanganan Covid-19 maupun memulihkan ekonominya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Rekomendasi
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
Daerah Asal dan Tujuan...
Daerah Asal dan Tujuan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved