Dihajar Sentimen Negatif, Saatnya Hisap Saham Emiten Rokok

Senin, 22 Agustus 2016 - 19:18 WIB
Dihajar Sentimen Negatif,...
Dihajar Sentimen Negatif, Saatnya Hisap Saham Emiten Rokok
A A A
JAKARTA - Emiten rokok terus dihajar sentimen negatif sejak sebulan terakhir ini, seperti wacana naiknya harga rokok hingga Rp50.000/bungkus.

(Baca: Wacana Rp50.000/Bungkus, Saham Emiten Rokok Berguguran)

Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang justru menyarankan investor menghisap saham emiten rokok karena harganya lagi murah. Saham emiten rokok terlihat seperti primadona di tengah harganya yang terus memerah. Nilai tersebut tidak boleh disia-siakan investor.

"Disarankan beli karena harga sedang di bawah, sudah murah banget sekarang. Ini membuat valuasi sangat menarik sekali," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/8/2016).

Menurutnya, saham rokok yang paling potensial untuk dihisap yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Sempat menyentuh level Rp77.000/saham, saat ini justru anjlok ke Rp66.000/saham.

"Sempat kemarin kita lihat grafik beberapa hari sebelumnya sempat tajam di Rp77.000/saham tanggal 22 Juli. Dimunculkan berita rokok mulai 25 Juli, turun jadi Rp66.000/saham berarti loss sekitar Rp10.000-an/saham," kata Edwin.

Dia mengatakan, jika pemerintah belum mengklarifikasi isu Rp50.000/bungkus maka harga saham emiten rokok diperkirakan tetap berada di zona merah. Ketika itu masih berlangsung, tunggu apa lagi, segera beli sahamnya.

"Tetap bergejolak kalau tidak ada klarifikasi pemerintah dari harga rokok tersebut. Kalau keputusannya pemerintah enggak naikkan harga rokok, beli GGRM yang turun sedemikian dan HMSP, prioritas GGRM," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Masih Ada Cuan dari...
Masih Ada Cuan dari Saham Rokok yang Terbakar Kenaikan Cukai
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Kompak, Saham Emiten...
Kompak, Saham Emiten Rokok Terbakar Kenaikan Cukai
Berita Terkini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
21 menit yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
44 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
2 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved