Maskapai Qantas Cetak Rekor Keuntungan

Rabu, 24 Agustus 2016 - 14:02 WIB
Maskapai Qantas Cetak...
Maskapai Qantas Cetak Rekor Keuntungan
A A A
SYDNEY - Maskapai nasional Australia yakni Qantas melaporkan catatan keuntungan per tahun sebesar USD1,42 miliar, atau meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pihak maskapai juga memastikan akan memberikan dividen kepada para pemegang saham untuk pertama kalinya sejak 2009.

Qantas telah memperbaiki restrukturisasi perusahaan secara global, setelah sempat mencetak kerugian pada tahun 2014 lalu. Untuk mencapai perubahaan, pihak maskapai telah memotong kapasitas, mengurangi staf dan memanfaatkan kemerosotan harga minyak dunia.

"Transformasi telah membuat bisnis kami lebih lincah, untuk kemudian menghasilkan nilai bagi para pemegang saham dan memberikan kita sebuat platform untuk berinvestasi di masa depan," ucap Kepala Eksekutif Qantas Alan Joyce dalam sebuah konferensi pers.

Maskapai yang pernah terpilih menjadi maskapai penerbangan terbaik kelima di dunia pada 2007 berdasarkan penelitian Skytrax, berhasil mencetak rekor keuntungan di tengah banyak pelaku bisnis penerbangan lainnya mengalami perlambatan terimbas penurunan ekonomi global.

Tercatat laba sebelum pajak perusahaan sebesar USD1,42 miliar untuk tahun ini yang berakhir 30 Juni. Pencapaian ini melompat dua kali lipat dari tahun kemarin sebesar USD789 juta berdasarkan perkiraan analis. Sementara saham Qantas mengalami kenaikan lebih dari 4%.

Pihak Maskapai mengatakan masing-masing divisi operasi utama baik itu domestik, internasional mempunyai kontribusi dalam setahun terakhir. Qantas mengumumkan akan memberikan dividen sebesar 7 sen per saham. Perusahaan juga mengatakan akan memberikan staf berupa bonus sebesar USD3.000.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Maskapai Australia Kembali...
Maskapai Australia Kembali Buka Rute Penerbangan ke Bali
Tren Aneh Muncul, Pesawat...
Tren Aneh Muncul, Pesawat Terbang dan Mendarat di Bandara yang Sama
Garuda Tambah 3 Rute...
Garuda Tambah 3 Rute Penerbangan Internasional, Cek Jadwal dan Rutenya
PHK Sepihak 1.800 Pekerja,...
PHK Sepihak 1.800 Pekerja, Raksasa Maskapai Australia Dihajar Denda Rp944 Miliar
Virgin Australia Airlines,...
Virgin Australia Airlines, Maskapai Internasional Pertama yang Gunakan Bioavtur Pertamina
Maskapai Australia Jor-joran...
Maskapai Australia Jor-joran Buka Rute Penerbangan ke Bali
Berita Terkini
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
9 jam yang lalu
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
10 jam yang lalu
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
11 jam yang lalu
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
11 jam yang lalu
Bisnis F&B Tumbuh Pesat,...
Bisnis F&B Tumbuh Pesat, Bali Jadi Hotspot Baru Ekspansi Franchise di Indonesia
12 jam yang lalu
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
13 jam yang lalu
Infografis
Ketakutan Resesi AS,...
Ketakutan Resesi AS, Harga Emas ke Rekor Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved