Bank Indonesia Ingin UMKM Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Sabtu, 27 Agustus 2016 - 01:26 WIB
Bank Indonesia Ingin...
Bank Indonesia Ingin UMKM Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
A A A
JAKARTA - Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, UMKM telah menjadi katalis pemulihan ekonomi Indonesia ketika kondisi perekonomian mengalami tekanan, seperti yang terjadi pada tahun 1997-1998.

Saat ini, kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional mencapai 60,3% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan 97% tenaga kerja. Untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap PDB, Bank Indonesia siap memberi dukungan dengan mendorong perbankan giat menyalurkan kredit terhadap UMKM.

"Kita menyadari bahwa UMKM masih menghadapi tantangan yang tidak ringan seperti keterbatasan permodalan, akses pasar, dan masih terbatasnya keterampilan sumber daya manusia. Di era perdagangan bebas saat ini, UMKM juga harus bersaing dengan produk asing yang telah membanjiri Indonesia," kata Agus dalam pembukaan pameran “Karya Kreatif Indonesia” di Jakarta, Jumat (26/8/2016).

Menurutnya, kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama dan dicarikan solusinya. Diperlukan terobosan dan ide kreatif yang dapat meningkatkan daya saing sehingga UMKM dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan bahkan dapat didorong untuk bersaing di luar negeri.

Agus pun menyebut, masih banyak UMKM yang belum memiliki akses kepada pembiayaan perbankan. Padahal, akses permodalan merupakan salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan UMKM.

"Dengan pendekatan rekening, hanya 22% dari total UMKM yang memilliki akses kepada kredit perbankan. Maka dari itu, Bank Indonesia mendorong perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada UMKM," ujar dia.

Peningkatan akses pembiayaan kepada UMKM ditujukan agar fungsi intermediasi perbankan lebih seimbang karena jumlah debitur UMKM yang banyak akan mendukung menyebarnya eksposur kredit perbankan.

Selain itu, UMKM yang kuat dan terhubung dengan layanan bank, akan mendukung peningkatan basis sumber dana perbankan yang lebih sustainable.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
36 menit yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
57 menit yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
2 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
3 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
4 jam yang lalu
Infografis
Usia Pensiun Pekerja...
Usia Pensiun Pekerja di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved