Inflasi Zona Euro Masih Rendah Pada Agustus

Kamis, 01 September 2016 - 15:36 WIB
Inflasi Zona Euro Masih...
Inflasi Zona Euro Masih Rendah Pada Agustus
A A A
BRUSSELS - Inflasi zona euro tercatat tetap lemah pada Agustus, untuk membuka peluang terkait kebijakan lanjutan Bank Sentral Eropa untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Inflasi zona euro tidak berubah pada level 0,2% dibandingkan Juli, hal ini di bawah perkiraan analis sebelumnya yang memprediksi ada sedikit kenaikan.

Dilansir BBCnews, Kamis (1/9/2016) Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) telah mengumumkan sejumlah langkah-langkah stimulus, namun target inflasi masih tetap berada pada jalur target di bawah 2%. Sementara data terpisah menunjukkan tingkat pengangguran tetap berada pada level 10,1% di bulan Juli.

Sebelumnya analis telah meramalkan ada sedikit penurunan pada level pengangguran saat ini. Di sisi lain inflasi zona euro yang tidak berubah disebabkan harga makanan, layanan dan barang industri tidak mengalami kenaikan terlalu besar di Juli sedangkan penurunan harga di sektor energi tidak terlalu tajam.

Pada Maret tahun ini, ECB telah mengambil langkah dalam upaya mendongkrak ekonomi zona euro dengan pemotongan suku bunga utama dari 0,05% menjadi 0% dan tingkat deposito bank dari minus 0,3% menjadi minus 0,4%. ECB sudah melakukan pelonggaran kuantitatif dan saat ini membeli obligasi senilai 80 miliar euro.

Dijadwalkan pada pekan depan, dewan pengurus bank akan melakukan pertemuan ketika analis tidak yakin apakah akan mengumumkan langkah-langkah kebijkan baru. "Tampaknya akan ada tekanan apakah ECB akan kembali mengambil kebijakan pada 8 September atau mempertahankan sikap wait and see untuk melihat sejauh mana kinerja ekonomi zona euro," ucap Kepala Ekonom Inggris dan Eropa IHS Global Insight Howard Archer
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rem Utang Jerman Blong,...
Rem Utang Jerman Blong, Ekonomi Zona Euro dalam Bahaya
Data S&P Global Ungkap...
Data S&P Global Ungkap Ekonomi Zona Euro Berisiko Dihantam Resesi Ekonomi
Eropa Butuh 500 Miliar...
Eropa Butuh 500 Miliar Euro untuk Pemulihan Pasca-Pandemi
Uni Eropa Resmi Deklarasikan...
Uni Eropa Resmi Deklarasikan Zona Kebebasan LGBT
Uni Eropa Siapkan 2,4...
Uni Eropa Siapkan 2,4 Miliar Euro untuk Kemitraan Transisi Energi di Indonesia
UE Gelontorkan 500 Ribu...
UE Gelontorkan 500 Ribu Euro Bantu Korban Gempa di Sulawesi
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
15 menit yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
30 menit yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
55 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
1 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
1 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved