Dirjen Pajak Siap Mundur jika Tax Amnesty Meleset

Selasa, 06 September 2016 - 15:57 WIB
Dirjen Pajak Siap Mundur...
Dirjen Pajak Siap Mundur jika Tax Amnesty Meleset
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ken Dwijugiasteadi mengatakan, siap mundur dari jabatannya jika target dari program pengampunan pajak atau tax amnesty sebesar Rp165 triliun tidak tercapai sampai akhir masa pemberlakuan. Dia juga menegaskan bakal menerima dengan lapang dada apapun hukuman yang diberikan jika amnesti pajak gagal.

"Ya kalau tidak tercapai, itu terserah pimpinan saya (Menteri Keuangan Sri Mulyani) mau dihukum kaya apa. Mundur saya siap, ditembak mati juga tidak apa-apa, kalau bisa," kata dia di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

(Baca Juga: Tax Amnesty, 90% Pengusaha Kadin Ragu Bawa Pulang Uang ke RI)

Seperti diketahui uang tebusan yang tercantum dalam Surat Pelaporan Harta (SPH) hingga 5 September 2016 baru mencapai Rp4,78 triliun. Namun yang belum dilaporkan, artinya dia sudah membayar dulu, mencapai Rp6,5 triliun.

Meski demikian, Ken tetap optimis bahwa target tax amnesty akan tercapai meskipun saat ini uang tebusan yang masuk belum ada separuhnya. Dia juga mengakui bahwa minggu ini ratusan pengusaha besar siap untuk deklarasi aset dan bakal mengikuti tax amnesty.

"Iya, ratusan pengusaha besar minggu ini akan datang, mudah-mudahan, didoakan saja. Mereka bilang mau ikut tax amnesty. Ya kita sama-sama berdoa semoga yang masuk bisa banyak," sambungnya.

Sampai saat ini pun, Ken membenarkan bahwa repatriasi aset diperkirakan bisa mencapai Rp1.000 triliun yang dihasilkan dari pengusaha-pengusaha besar yang asetnya ada di luar negeri. Diterangkan olehnya Pemerintah pasti akan memberikan ekstra effort untuk mencapai hal itu

"Iya, sampai segitu. Itu pernyataan dari Apindo. Ya balik lagi, berdoa saja semoga tercapai. Masak iya yang kelas-kelas kakap tidak mau mengungkap. Buktinya mereka minta dibuatkan aturan special purpose vehicle (SPV). Pokoknya kalo amnesti pajak ini berhasil itu keberhasilan semua pihak, tapi kalau gagal saya yang tanggung jawab," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved