Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup Berhasil Menghijau
Selasa, 06 September 2016 - 16:37 WIB
Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup Berhasil Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan hari ini akhirnya ditutup naik meski pada sesi siang tadi balik ke zona merah. tipis dibanding penutupan sebelumnya, meski pada. Pasar saham Tanah Air hari ini ditutup menguat 15,14 poin atau 0,28% ke level 5.372,10.
Sementara, IHSG sesi I melemah 8,67 poin atau 0,16% ke level 5.348,28 berbalik arah dari pembukaan tadi pagi yang berhasil di zona atau menguat 7,86 poin atau 0,15% ke level 5.364,81. Sementara, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat 3,49 poin atau 0,07% ke level 5.356,95.
Dilansir CNBC, Selasa (6/9/2016) bursa saham Asia diperdagangkan mixed karena investor mencerna keputusan Reserve Bank of Australia untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah di level 1,5%.
Di Australia, Indeks ASX 200 berakhir turun 0,29% atau 15,981 poin ke level 5.413,6 lantaran turunnya sektor keuangan sebesar 0,49%. Sementara, sektor energi di Indeks Australia melawan tren perdagangan atau naik 0,14% bersama dengan sektor material yang naik 0,3%.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,26% atau 44,35 poin ke level 17.081,98. Sementara, di seberang selat Korea, Indeks Kospi juga berakhir naik 0,31% atau 6,45 poin ke level 2.066,53.
Pasar daratan China berakhir lebih tinggi, dengan komposit Shanghai naik 0,63% atau 19,353 poin ke level 3.091,448 dan komposit Shenzhen ditutup naik 1,491% atau 30,088 poin ke level 2.048,19.
Sektor saham dalam negeri pada perdagangan hari ini semuanya berakhir di zona aman. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang naik 0,69% disusul sektor manufaktur yang menguat 0,47%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,04 triliun dengan 6,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp155,20 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,88 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp4,03 triliun. Tercatat 133 saham menguat, 191 saham melemah dan 94 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 menjadi Rp64.450, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp250 menjadi Rp8.375, dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) naik Rp175 menjadi Rp6.175.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp260 menjadi Rp2.390, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp110 menjadi Rp990, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) turun Rp45 menjadi Rp725.
Sementara, IHSG sesi I melemah 8,67 poin atau 0,16% ke level 5.348,28 berbalik arah dari pembukaan tadi pagi yang berhasil di zona atau menguat 7,86 poin atau 0,15% ke level 5.364,81. Sementara, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat 3,49 poin atau 0,07% ke level 5.356,95.
Dilansir CNBC, Selasa (6/9/2016) bursa saham Asia diperdagangkan mixed karena investor mencerna keputusan Reserve Bank of Australia untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah di level 1,5%.
Di Australia, Indeks ASX 200 berakhir turun 0,29% atau 15,981 poin ke level 5.413,6 lantaran turunnya sektor keuangan sebesar 0,49%. Sementara, sektor energi di Indeks Australia melawan tren perdagangan atau naik 0,14% bersama dengan sektor material yang naik 0,3%.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,26% atau 44,35 poin ke level 17.081,98. Sementara, di seberang selat Korea, Indeks Kospi juga berakhir naik 0,31% atau 6,45 poin ke level 2.066,53.
Pasar daratan China berakhir lebih tinggi, dengan komposit Shanghai naik 0,63% atau 19,353 poin ke level 3.091,448 dan komposit Shenzhen ditutup naik 1,491% atau 30,088 poin ke level 2.048,19.
Sektor saham dalam negeri pada perdagangan hari ini semuanya berakhir di zona aman. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang naik 0,69% disusul sektor manufaktur yang menguat 0,47%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,04 triliun dengan 6,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp155,20 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,88 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp4,03 triliun. Tercatat 133 saham menguat, 191 saham melemah dan 94 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 menjadi Rp64.450, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp250 menjadi Rp8.375, dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) naik Rp175 menjadi Rp6.175.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp260 menjadi Rp2.390, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp110 menjadi Rp990, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) turun Rp45 menjadi Rp725.
(izz)
Lihat Juga :