Kondisi Ekonomi Indonesia Kurang Menguntungkan

Selasa, 06 September 2016 - 20:11 WIB
Kondisi Ekonomi Indonesia...
Kondisi Ekonomi Indonesia Kurang Menguntungkan
A A A
SUKOHARJO - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengemukakan, dalam persaingan global kondisi ekonomi Indonesia saat ini kurang menguntungkan. Pertama, minyak sudah tidak bisa lagi diandalkan. Kedua, industri sudah tidak kompetitif, bahkan Indonesia sudah menjadi negara konsumtif.

Menurutnya, harga komoditas semakin rendah karena perlambatan ekonomi. "Jadi, sebetulnya kekutaan ekonomi kita saat ini rapuh. Akibatnya pemerintah berusaha menarik investasi sebesar-besarnya," ujar HT, saat memberikan kuliah umum di hadapan siswa SMK/SMA dan mahasiswa Akademi Teknologi Warga (ATW) Surakarta, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (6/9/2016).

Terkait pajak, lanjut dia, pemerintah berusaha meningkatkannya meski tidak gampang. Situasi ini karena ekonomi Indonesia tergantung pada sekelompok masyarakat. Hal itu bisa terjadi karena adanya masalah kesenjangan sosial. Baik itu dari sisi kesejahteraan masyarakat hingga laju pembangunan di daerah.

"Kondisi perkotaan dan daerah sangat jomplang. Pembayar pajak di Indonesia sedikit dan yang paling banyak berada di kota-kota besar," katanya.

HT mengungkapkan, dari 514 kabupaten/kota yang ada hanya sekitar 10-20 daerah yang sudah terbangun dengan baik. Untuk itu, perlu ditekankan jika tidak membangun daerah dan hanya terpusat di kota-kota besar, 100 tahun Indonesia merdeka masyarakat tidak merasakan.

Ketika berada di kota-kota besar, kata HT, akan banyak dijumpai gedung-gedung bertingkat. Tapi, begitu keluar kota kondisinya sangat berbeda. Kesenjangan sosial sangat terlihat karena pembangunan terpusat di kota-kota besar.

"Ini yang terjadi saat ini. Kalau ingin bersaing di ekonomi global, kita harus mampu memacu pertumbuhan pembangunan di daerah-daerah. Itulah mengapa generasi muda harus dimotivasi agar tumbuh dan maju serta ikut mengangkat daerah sehingga pemerataan terjadi," ujarnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Apresiasi Natal Nasional...
Apresiasi Natal Nasional 2023 di Surabaya Sukses, HT: Ramai Sekali
Hadiri Peresmian Kantor...
Hadiri Peresmian Kantor MPN Pemuda Pancasila, Hary Tanoesoedibjo: Semakin Bermanfaat bagi Bangsa Indonesia
Visi Misi Perindo Jelas,...
Visi Misi Perindo Jelas, Membangun Indonesia Sejahtera
HT: Partai Perindo Berjuang...
HT: Partai Perindo Berjuang untuk Indonesia Sejahtera
HT Optimistis MNC Group...
HT Optimistis MNC Group Jadi Pelopor Inovasi Industri Kreatif di Indonesia
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
4 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
17 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
55 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved