BRI Siap Ekspansi di Tiga Negara ASEAN

Selasa, 13 September 2016 - 00:15 WIB
BRI Siap Ekspansi di...
BRI Siap Ekspansi di Tiga Negara ASEAN
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk tengah bersiap ekspansi ke Malaysia, Vietnam, dan Papua Nugini pada 2017. Saat ini, Perseroan sedang menyiapkan kajian ekspansi ke tiga negara ASEAN tersebut. Langkah ini sebagai tindak lanjut ekspansi internasional mereka di Singapura dan rencananya di Timor Leste pada akhir tahun ini.

Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengatakan pihaknya telah menerima undangan membuka kantor di tiga negara: Malaysia, Vietnam, dan Papua Nugini. Dia memaparkan kemungkinan membuka kantor di Vietnam karena pertumbuhan yang bagus dan posisi Semen Indonesia di sana. Papua Nugini memiliki potensi karena negara tetangga yang berdekatan dengan Indonesia.

“Rencana buka kantor di Timor Leste kami targetkan tahun ini. Setelah itu kami akan pilih buka di Malaysia, Vietnam, atau Papua Nugini. Opsi ketiganya sangat terbuka namun masih dalam kajian. Vietnam memiliki potensi karena sekarang pertumbuhannya yang positif,” ujar Asmawi usai meresmikan pembangunan Institute of Microfinance UNHAS akhir pekan lalu di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan menjalin (OJK) telah menjalin kerja sama bilateral dengan Bank Negara Malaysia dan Bank Sentral Timor Leste sebagai bagian penerapan ASEAN Banking Integration Framework (ABIF). Perjanjian bilateral tersebut bertujuan mengurangi ketimpangan dalam akses pasar dan kegiatan perbankan kedua negara melalui kehadiran bank-bank yang memenuhi persyaratan tertentu (Qualified ASEAN Bank/QAB) di yurisdiksi masing-masing, berdasarkan prinsip timbal balik yang seimbang.

Cakupan akses pasar dan kegiatan perbankan yang diatur dalam perjanjian ini terkait dengan proses perizinan QAB, antara lain meliputi ketentuan pendirian kantor cabang dan ATM, akses QAB kepada sistem pembayaran elektronik, jenis kegiatan usaha bank, permodalan dan penjaminan dana nasabah.

Selain ekspansi kantor, Asmawi juga ingin perseroan melakukan ekspansi praktik microfinance BRI di dunia kampus. Hal ini demi memperkokoh posisi Indonesia sebagai basis microfinance di dunia. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) menggandeng Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar dan Universitas Andalas (Unand) untuk mengembangkan pusat pendidikan microfinance atau Institute of Microfinance yang akan didedikasikan untuk pendidikan microfinance di wilayah Indonesia.

“Mimpi saya Indonesia tidak hanya dikenal sebagai eksekutor tapi juga inovator dalam microfinance, dengan landasan riset akademis dan data lewat hasil karya para mahasiswa. Saya juga ingin direktur microfinance di negara lain merupakan alumni Indonesia. Berikutnya orang harus bangga lulus dari Indonesia seperti alumni manajemen dari Filipina atau alumnus ekonomi syariah dari Malaysia. Itu mimpi saya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Senin (12/9/2016).

Peremsian tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Wapres menandatangani desain dari gedung microfinance institute UNHAS yang akan terletak di Fakultas Ekonomi UNHAS, Makassar. Penandatanganan dilakukan bertepatan dengan acara Dies Natalis ke-60 UNHAS yang dilaksanakan di Gedung Baruga, UNHAS, Makassar.

Asmawi mengatakan, pembangunan microfinance institute UNHAS ini merupakan link and match antara UNHAS sebagai perguruan tinggi yang merupakan pusat pendidikan dan Bank BRI sebagai pelaku perbankan yang selama ini fokus di bidang microfinance.

Tumbuh suburnya microfinance di Indonesia, tidak lepas dari peran serta para pelaku UMKM yang selama ini mengandalkan microfinance untuk memperoleh modal usaha, antara lain disebabkan keterbatasan dalam hal akses ke perbankan atau jasa keuangan lainnya.

Karena itu, microfinance dinilai menjadi efektif untuk mengentaskan kemiskinan, mendorong kesejahteraan bagi masyarakat ekonomi lemah berpendapatan rendah, juga sarana mendorong keuangan yang semakin terbuka.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Presiden Jokowi Apresiasi...
Presiden Jokowi Apresiasi Peran BRI dalam Pengembangan UMKM Indonesia
BRI Berhasil Salurkan...
BRI Berhasil Salurkan Pinjaman Dana Pemerintah Rp136,7 Triliun
BRI Beri Tips Bertransaksi...
BRI Beri Tips Bertransaksi Aman Saat Lebaran
Investor Ritel Saham...
Investor Ritel Saham BRI Melesat Enam Kali Lipat Dalam Dua Tahun
BRI Hadirkan Virtual...
BRI Hadirkan Virtual Coaching Bagi Pelaku UMKM di Seluruh Indonesia
85% Kantor BRI Telah...
85% Kantor BRI Telah Beroperasi dengan Protokol The New Normal
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
5 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
38 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved