Sri Mulyani Diminta KPK Samaratakan Gaji Birokrat di Indonesia

Rabu, 14 September 2016 - 14:29 WIB
Sri Mulyani Diminta...
Sri Mulyani Diminta KPK Samaratakan Gaji Birokrat di Indonesia
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo meminta gaji para birokrat di Indonesia, baik di instansi pemerintahan maupun ‎di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disamaratakan. Keinginan ini pun diakuinya telah disampaikan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Dia mengatakan, keinginannya ini pada dasarnya dalam rangka melaksanakan reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan. Meskipun, hal tersebut bukan satu-satunya cara untuk melaksanakan reformasi birokrasi.

"Tapi saya pingin sebetulnya semua birokrat di Indonesia itu digaji rata. Saya sudah sampaikan ke Menkeu soal itu. Walaupun reformasi birokrasi bukan hanya itu. Tapi juga terkait kinerja, budaya kerja, pengawasan ketat," katanya dalam acara Penandatangan Komitmen Pencegahan Terintegrasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KPK di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Menurutnya, penyamarataan gaji juga sebagai upaya untuk mencegah korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) yang dilakukan para birokrat, lantaran kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi. "Bagaimana orang itu kemudian tidak melakukan korupsi yang sifatnya karena basic need belum terpenuhi," imbuh dia.

Agus menyebutkan, saat ini gaji komisioner KPK jauh lebih kecil dari gaji direksi BUMN. Dia menyebutkan, gaji komisioner KPK adalah sekitar 2/3 gaji para Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan yang berada di kisaran Rp150 juta.

"‎Karena hitungannya sederhana, komisoner KPK hanya 2/3 dari Dirut. Itupun sudah tidak boleh menerima apapun. Kalau enggak salah dirut itu gajinya Rp150 juta," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
9 menit yang lalu
Bittime: Perkembangan...
Bittime: Perkembangan Regulasi Bisa Jadi Penopang Pasar Kripto di Semester II-2026
48 menit yang lalu
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
1 jam yang lalu
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
1 jam yang lalu
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved