Bursa Asia Dibuka Melemah, IHSG Naik Tipis 1,46 Poin
Selasa, 20 September 2016 - 09:18 WIB
Bursa Asia Dibuka Melemah, IHSG Naik Tipis 1,46 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (20/9) melanjutkan tren positif kemarin. Indeks dibuka naik tipis 1,46 poin atau 0,03% ke posisi 5.323,30 pada pukul 08.55 WIB.
Sebelumnya, pada Senin lalu, IHSG ditutup menguat 54,07 poin atau 1,03% ke level 5.321,84.
Meski tipis, penguatan IHSG cukup membanggakan di tengah melesunya bursa Asia menjelang rapat bank sentral Amerika The Fed dan Bank of Japan (BoJ). Melansir CNBC, Selasa (20/9), pasar Asia dibuka rendah, dimana patokan Australia ASX 200 turun 0,12%, dengan sebagian besar sektor perdagangan turun. Sektor energi melemah 1,07% dan sektor keuangan terpeleset 0,14%.
Saham Jepang dibuka mixed setelah tutup pada Senin karena hari libur umum. Indeks Nikkei 225 dibuka rendah sebesar 0,35% dan Topix diperdagangkan hampir flat di 1.312,04. Melintasi Selat Korea, Kospi dibuka lebih rendah 0,24%.
Sementara itu, di bursa Indonesia, dari 241 saham yang diperdagangkan, 74 naik, 94 turun, dan 73 stagnan. Hampir semua sektor saham dibuka melemah, tren positif dipegang oleh sektor saham industri dasar yang naik 0,39%, diikuti aneka industri meningkat 0,26%. Sedangkan sektor saham properti memimpin pelemahan dengan 0,82%.
Adapun nilai transaksi saham mencapai Rp804 miliar dari 1,13 miliar lembar saham yang diperdagangkan pagi ini. Untuk transaksi bersih asing negatif Rp79,02 miliar, dengan aksi jual asing Rp217 miliar berbanding aksi beli asing Rp138,9 miliar. Nett sell yang lebih tinggi ini imbas dari pelaku pasar yang menunggu keputusan rapat The Fed dan BoJ.
Saham-saham yang menguat pagi ini adalah CNTX, KBLV, BBNI, TOTO, dan AKKU. Sedangkan yang melemah GGRM, LPPF, BDMN, HMSP, WSKT.
Sebelumnya, pada Senin lalu, IHSG ditutup menguat 54,07 poin atau 1,03% ke level 5.321,84.
Meski tipis, penguatan IHSG cukup membanggakan di tengah melesunya bursa Asia menjelang rapat bank sentral Amerika The Fed dan Bank of Japan (BoJ). Melansir CNBC, Selasa (20/9), pasar Asia dibuka rendah, dimana patokan Australia ASX 200 turun 0,12%, dengan sebagian besar sektor perdagangan turun. Sektor energi melemah 1,07% dan sektor keuangan terpeleset 0,14%.
Saham Jepang dibuka mixed setelah tutup pada Senin karena hari libur umum. Indeks Nikkei 225 dibuka rendah sebesar 0,35% dan Topix diperdagangkan hampir flat di 1.312,04. Melintasi Selat Korea, Kospi dibuka lebih rendah 0,24%.
Sementara itu, di bursa Indonesia, dari 241 saham yang diperdagangkan, 74 naik, 94 turun, dan 73 stagnan. Hampir semua sektor saham dibuka melemah, tren positif dipegang oleh sektor saham industri dasar yang naik 0,39%, diikuti aneka industri meningkat 0,26%. Sedangkan sektor saham properti memimpin pelemahan dengan 0,82%.
Adapun nilai transaksi saham mencapai Rp804 miliar dari 1,13 miliar lembar saham yang diperdagangkan pagi ini. Untuk transaksi bersih asing negatif Rp79,02 miliar, dengan aksi jual asing Rp217 miliar berbanding aksi beli asing Rp138,9 miliar. Nett sell yang lebih tinggi ini imbas dari pelaku pasar yang menunggu keputusan rapat The Fed dan BoJ.
Saham-saham yang menguat pagi ini adalah CNTX, KBLV, BBNI, TOTO, dan AKKU. Sedangkan yang melemah GGRM, LPPF, BDMN, HMSP, WSKT.
(ven)
Lihat Juga :