Bea Cukai dan TNI Dukung Percepatan Dwelling Time

Kamis, 22 September 2016 - 03:15 WIB
Bea Cukai dan TNI Dukung...
Bea Cukai dan TNI Dukung Percepatan Dwelling Time
A A A
JAKARTA - Percepatan waktu tunggu bongkar muat petikemas (dwelling time) di beberapa pelabuhan mendapatkan dukungan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta TNI. Ditegaskan Bea dan Cukai mendukung proses percepatan dwelling time, termasuk mengakomodir keinginan pemilik barang mendistribusikan barang ke luar pelabuhan.

"Kami juga akan memangkas pemeriksaan. Artinya, kalau sifatnya barang biasa saya kira tidak akan ada masalah," ungkap Direktur Teknis Kepabeanan Bea dan Cukai Oza Olivia di Jakarta.

(Baca Juga: Jokowi Jengkel Masih Banyak Pungli di Pelabuhan)

Dia menerangkan selama ini tahapan dwelling time terdapat tiga proses pemeriksaan yang meliputi pre clearence, custom clearence serta post clearence. Proses pemeriksaan tersebut terkait pada impor peti kemas. Adapun, pada proses pre clearence melibatkan 18 Kementerian maupun lembaga.

"Sedangkan kami ada di custom biasanya kalau barang biasa saya kira pemeriksaan akan lebih dipercepat," pungkas dia.

(Baca Juga: Cara Menhub Pangkas Dwelling Time Jadi 2 Hari)

Sedangkan Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Laksamana Pertama (Laksma)TNI Harjo Susmoro mengatakan, pihaknya menghimbau bahwa ketepatan waktu keluarnya barang tidak melupakan proses pemeriksaan untuk barang tertentu. Selama tidak ada barang yang berbahaya atau berindikasi membahayakan kepentingan bangsa TNI akan mendukung penuh percepatan dwelling time.

"Kecepatan jangan sampai menghilangkan ketepatan. Keterlibatan TNI terkait keamanan nasional. Artinya, selama tidak ada indikasi bahwa barang tersebut membahayakan kepentigan bangsa, kita akan dukung kementerian lembaga proses dengan baik," pungkas dia.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sendiri memperkirakan pembahasan usulan draft Peraturan Presiden (Perpres) terkait dwelling time akan dilakukan selama dua pekan sehingga diharapkan Perpres sebagai pijakan melaksanakan percepatan dwelling time bisa keluar pada bulan Oktober 2016.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekan Dwelling Time,...
Tekan Dwelling Time, Aptesindo Dorong Konsistensi Penerapan Aturan
Bea Cukai Tekan Dwelling...
Bea Cukai Tekan Dwelling Time di 2024, Pelayanan Ekspor Sekarang Cuma 15 Menit
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Ini Arahan Menteri Keuangan...
Ini Arahan Menteri Keuangan Bagi Jajaran Kementerian Keuangan di Wilayah Bali Nusra
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
46 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved