Menkeu: Ekonomi Negara Berkembang Melambat Usai Krisis 2008

Kamis, 22 September 2016 - 11:58 WIB
Menkeu: Ekonomi Negara...
Menkeu: Ekonomi Negara Berkembang Melambat Usai Krisis 2008
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, ekonomi negara berkembang termasuk Indonesia mulai melambat setelah selamat dari krisis global 2008. Keadaan ini mulai terjadi ketika harga komoditas jatuh.

(Baca: Sri Mulyani Yakin Bisa Amankan Indonesia dari Krisis Ekonomi)

Dia menjelaskan, kepercayaan diri dari negara berkembang cukup tinggi ketika krisis 2008. Alasannya, karena harga komoditas masih tinggi pada saat itu.

"Pada 2008 krisis finansial datang mengenai Amerika Serikat sama seperti Eropa tapi banyak negara berkembang percaya diri. Kita baik-baik saja," ujarnya di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung terlalu lama. Lima tahun setelah krisis global terjadi, ekonomi negara berkembang tidak lagi tumbuh tinggi. "Tapi kondisi berubah lima tahun setelahnya. Hal paling penting memengaruhi yakni harga komoditas jatuh termasuk di Indonesia saya pikir," kata dia.

Menkeu menuturkan, hanya Amerika Serikat yang terlihat cukup pede dalam memulihkan perekonomiannya yang sempat terpuruk pada 2008. Sementara, negara lain seperti Jepang dan China masih berjuang untuk itu.

"Hanya AS yang sedikit percaya diri dalam memulihkan ekonomi, Eropa dan Jepang masih berjuang, dan banyak negara masih menunggu situasi di China. Permintaan komoditas lemah, harga komoditas minyak dan gas terpuruk, sangat berpengaruh bagi Indonesia," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hitung-hitungan Sri...
Hitung-hitungan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2020 Minus 1,7%
Geber Vaksinasi, Sri...
Geber Vaksinasi, Sri Mulyani Pede Ekonomi Meroket 5,3%
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Dipangkas, Menkeu: Lebih Baik dari Malaysia
Nilai Ekonomi Digital...
Nilai Ekonomi Digital RI Ditargetkan Capai Rp1.831 Triliun di 2025
Sri Mulyani: Ekonomi...
Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Terus Menunjukkan Resiliensi
Sri Mulyani Wanti-wanti...
Sri Mulyani Wanti-wanti Kinerja Impresif Ekonomi RI Dihantui Pelemahan Global
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
1 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
3 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
4 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
8 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
16 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
17 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved