India Beli 36 Jet Tempur Rafale Senilai Rp117 Triliun

Kamis, 22 September 2016 - 12:55 WIB
India Beli 36 Jet Tempur...
India Beli 36 Jet Tempur Rafale Senilai Rp117 Triliun
A A A
NEW DELHI - Bisnis alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi pasar paling menjanjikan di dunia. Beberapa negara di dunia meningkatkan belanja militernya untuk menjaga pertahanan negara mereka. Begitu pula dengan India. Kantor berita Prancis (AFP) mengabarkan kabinet India telah menyetujui pembelian 36 jet tempur Rafale pabrikan Dassault Perancis.

“Kesepakatan itu disetujui pada pertemuan Rabu malam. Sekarang tinggal penandatanganan resmi oleh menteri pertahanan India dan Prancis pada 23 September besok di New Delhi,” ujar pejabat India yang menolak disebut namanya kepada AFP, Kamis (22/9/2016).

Sang sumber menyebut Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian sudah berangkat menuju New Delhi untuk bertemu dengan koleganya, Menteri Pertahanan India, Manohar Parrikar.

Menurut seorang sumber Pemerintah India kepada Reuters, menyebut aksi pembelian ini adalah upaya Perdana Menteri Narendra Modi yang ingin memodernisasi angkatan udara mereka. Pembelian Rafale telah diusulkan sejak 2012 dan kesepakatan harga dilakukan pada Januari 2016. Tujuannya meremajakan armada angkatan udara Negeri Anak Benua yang dianggap sudah uzur.

Melansir CNBC, Kamis (22/9), nilai kesepakatan atas 36 jet tempur Rafale mencapai USD9 miliar atau setara Rp117 triliun (estimasi kurs Rp13.102/USD). Ke-36 jet tempur anyar dari Prancis ini akan melengkapi armada pesawat tempur India lainnya yang terdiri dari pesawat buatan Rusia dan Inggris, guna menghadapi “dua ancaman” dari negara tetangga: Pakistan dan China.

India sendiri merupakan importir senjata terbesar di dunia. Mereka berencana membeli 126 jet tempur Rafale untuk beberapa tahun ke depan. Adapun nilainya ditaksir mencapai USD150 miliar atau setara Rp1.965 triliun. Dan sebagian besarnya akan dilakukan dengan cara bekerja sama, yakni perakitan pesawat di India sebagai bagian dari transfer teknologi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Bangkitkan Ekonomi,...
Bangkitkan Ekonomi, Prancis Anggarkan Rp1.750 Triliun
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
Berita Terkini
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
5 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
8 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved