Luhut Pede Produksi Migas Tak Anjlok Usai Pangkas Cost Recovery

Kamis, 22 September 2016 - 17:56 WIB
Luhut Pede Produksi...
Luhut Pede Produksi Migas Tak Anjlok Usai Pangkas Cost Recovery
A A A
JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan percaya diri, keputusannya untuk memangkas anggaran penggantian biaya operasi kegiatan hulu minyak dan gas bumi (cost recovery) menjadi USD10,4 miliar tidak akan memengaruhi produksi migas di Tanah Air. Dia meyakini, produksi migas tidak akan anjlok meskipun cost recovery dipangkas.

(Baca Juga: Cost Recovery Dipangkas, Ini Dampaknya ke Industri Migas)

Dia mengatakan, pada dasarnya pemerintah hanya merampingkan biaya produksi yang dikeluarkan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Pemerintah justru dapat berhemat dengan pemangkasan cost recovery.

"Nggak dikurangi. Misalnya dibilang Rp10, tapi ternyata Rp6. Bisa kurang kan? Produksi sama saja, uang kita tambah hemat," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

(Baca Juga: Chevron Kelabui Pemerintah Soal Cost Recovery)

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini memperkirakan, pemerintah dapat menghemat 15% hingga 20% dari pemangkasan cost recovery tersebut. Bahkan, tahun depan pemerintah bisa menghemat sekitar USD1,5 miliar hingga USD2 miliar.

Kendati demikian, Luhut mengaku masih melihat detail anggaran cost recovery yang diajukan oleh KKKS, sebelum memutuskan bagian mana yang akan dipangkas. "Karena tidak bisa juga seluruhnya dipukul rata, biaya di satu sumur dengan sumur lain kan beda. Mungkin selama ini kita nggak terlalu detail, melihatnya secara umum saja," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
301 Blok Migas Tak Kunjung...
301 Blok Migas Tak Kunjung Beroperasi, Bahlil Ultimatum Siap Cabut Kontrak
Potensi Migas di Jabanusa...
Potensi Migas di Jabanusa Masih Tinggi, Siap Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Lifting Migas Loyo Tak...
Lifting Migas Loyo Tak Capai Target, Ini Penyebabnya
Pascapandemi, SKK Migas...
Pascapandemi, SKK Migas Siap Tawarkan Blok Migas ke Luar Negeri
PHE ONWJ Siap Kembangkan...
PHE ONWJ Siap Kembangkan Lapangan OO-OX, Target Produksi di 2026
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
6 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
7 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
8 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
10 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
11 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
11 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved