BI Ungkap Penyebab Lesunya Pertumbuhan Kredit

Jum'at, 23 September 2016 - 01:25 WIB
BI Ungkap Penyebab Lesunya...
BI Ungkap Penyebab Lesunya Pertumbuhan Kredit
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menjelaskan, lesunya pertumbuhan kredit lantaran perbankan saat ini lebih berhati-hati. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan kredit pada pertengahan tahun ini masih di bawah 10%.

Permintaan terhadap kredit oleh masyarakat masih lemah dan terbatas. Padahal, BI sudah melakukan pelonggaran moneter untuk meningkatkan pertumbuhan kredit.

"Kalau lihat kredit, memang kredit itu tumbuhnya masih terbatas, permintaannya masih terbatas," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo di Gedung BI, Kamis (22/9/2016).

Selain itu, rasio kredit bermasalah yang terus meningkat. Di mana, saat ini kredit macet sudah mencapai 3,2%. "Kehati-hatian ini lantaran rasio kreditnya (NPL) agak sedikit ada peningkatan, meningkat sebesar 3,2%, dari 2,9% ke 3% mendekati 3,2% dan sekarang ini 3,2%," ungkap dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
BI Ungkap Banyak Rumah...
BI Ungkap Banyak Rumah Tangga Ogah Tambah Utang dari Bank
Permintaan Utang Bank...
Permintaan Utang Bank Masih Loyo, Bos BI Beberkan Alasannya
Berita Terkini
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
1 menit yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
13 menit yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
14 menit yang lalu
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
31 menit yang lalu
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
35 menit yang lalu
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
1 jam yang lalu
Infografis
Terungkap Penyebab Ukraina...
Terungkap Penyebab Ukraina Tembak Jet Tempur F-16 Miliknya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved