IHSG Diperkirakan Rentan Kena Aksi Ambil Untung
Selasa, 27 September 2016 - 08:23 WIB
IHSG Diperkirakan Rentan Kena Aksi Ambil Untung
A
A
A
JAKARTA - Meski laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu bertahan di atas MA20 (5.327), namun tetap masih ada sentimen negatif yang dapat menambah potensi penurunan bagi IHSG.
"Laju IHSG kembali rentan terkena aksi ambil untung lanjutan. Tetap cermati sentimen yang ada dan antisipasi akan adanya pelemahan lanjutan serta batasi speculative trading," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (27/9/2016).
Reza memprediksi IHSG akan berada di kisaran level support 5.321-5.330 dan resisten di level 5.364-5.380.
Sementara, mengawali pekan ini, laju IHSG ditutup di teritori negatif. Pelemahan tersebut terjadi setelah pelaku pasar cenderung ragu akan adanya kesepakatan jelang pertemuan anggota OPEC dan nonOPEC di Aljazair pekan ini.
Hal tersebut berimbas pada melemahnya laju harga minyak mentah dan terefleksi pada pelemahan saham-saham komoditas energi. Sementara itu, sentimen yang sama turut berimbas pada pelemahan di bursa saham global, baik Eropa maupun Asia.
"Kini, IHSG masih mencoba bertahan dengan bergerak flat seiring terbatasnya peluang penguatan dan dengan asumsi mampu bertahan di atas MA5 nya," pungkas dia.
"Laju IHSG kembali rentan terkena aksi ambil untung lanjutan. Tetap cermati sentimen yang ada dan antisipasi akan adanya pelemahan lanjutan serta batasi speculative trading," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (27/9/2016).
Reza memprediksi IHSG akan berada di kisaran level support 5.321-5.330 dan resisten di level 5.364-5.380.
Sementara, mengawali pekan ini, laju IHSG ditutup di teritori negatif. Pelemahan tersebut terjadi setelah pelaku pasar cenderung ragu akan adanya kesepakatan jelang pertemuan anggota OPEC dan nonOPEC di Aljazair pekan ini.
Hal tersebut berimbas pada melemahnya laju harga minyak mentah dan terefleksi pada pelemahan saham-saham komoditas energi. Sementara itu, sentimen yang sama turut berimbas pada pelemahan di bursa saham global, baik Eropa maupun Asia.
"Kini, IHSG masih mencoba bertahan dengan bergerak flat seiring terbatasnya peluang penguatan dan dengan asumsi mampu bertahan di atas MA5 nya," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :