IHSG Diperkirakan Mixed Cenderung Menguat Terbatas
Kamis, 29 September 2016 - 08:12 WIB
IHSG Diperkirakan Mixed Cenderung Menguat Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dengan range pergerakan 5.373-5.475.
Dia menerangkan, secara teknikal IHSG terkonsolidasi positif dengan bertahan mendekati area upper bollinger bands menuju harga tertinggi tahunannya.
"Indikator stochstic terlihat tertekan pada area overbought meskipun momentum RSI masih bergerak cenderung positif mendekati poin 70 pada oscilator," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/9/2016).
Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat tipis 5,73 poin sebesar 0,11% di level 5.425,34 dengan volume cukup tinggi pada perdagangan kemarin setelah dibuka negatif mengikuti bursa Asia.
Di mana saham PT Hanson International Tbk (MYRX) dan PT Bank Pundi Indonesia Tbk (BEKS) menjadi top volume. sektor industri dasar dan konsumer yang menjadi penggerak dengan ditutup di atas 1,5%.
"Meskipun demikian, aliran dana keluar dari capital outflow investor asing di IHSG masih cukup deras di mana tercatat net sell Rp668,25 miliar," pungkas Lanjar.
Dia menerangkan, secara teknikal IHSG terkonsolidasi positif dengan bertahan mendekati area upper bollinger bands menuju harga tertinggi tahunannya.
"Indikator stochstic terlihat tertekan pada area overbought meskipun momentum RSI masih bergerak cenderung positif mendekati poin 70 pada oscilator," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/9/2016).
Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat tipis 5,73 poin sebesar 0,11% di level 5.425,34 dengan volume cukup tinggi pada perdagangan kemarin setelah dibuka negatif mengikuti bursa Asia.
Di mana saham PT Hanson International Tbk (MYRX) dan PT Bank Pundi Indonesia Tbk (BEKS) menjadi top volume. sektor industri dasar dan konsumer yang menjadi penggerak dengan ditutup di atas 1,5%.
"Meskipun demikian, aliran dana keluar dari capital outflow investor asing di IHSG masih cukup deras di mana tercatat net sell Rp668,25 miliar," pungkas Lanjar.
(izz)
Lihat Juga :